Harga Menstrual Cup Rp1 Juta, Pakar Kesehatan: Tak Wajar

Harga menstrual cup dianggap menggelembung di Indonesia, sehingga tidak wajar dijual dengan kisaran harga mencapai Rp 1 juta oleh ahli kesehatan.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 23 Juli 2019  |  13:34 WIB
Harga Menstrual Cup Rp1 Juta, Pakar Kesehatan: Tak Wajar
Menstrual Cup - Instagram @organicup.id

Bisnis.com, JAKARTA – Harga menstrual cup dianggap menggelembung di Indonesia, sehingga tidak wajar dijual dengan kisaran harga mencapai Rp 1 juta oleh ahli kesehatan.

Seperti yang diketahui, kampanye menggunakan menstrual cup sedang digalakkan demi terciptanya lingkungan yang lebih baik sebagai alternatif dari penggunaan pembalut yang disebut-sebut tidak eco-friendly.

Meski belum ada toko fisik yang menjual menstrual cup secara terang-terangan, namun pantauan Bisnis.com melalui marketplace Tokopedia, menstrual cup dijual dengan rentang harga Rp50 ribu hingga Rp1 juta rupiah tergantung merk dan ukuran.

Dr Prima Progestian, spesialis Obstetri dan Ginekologi dari Rumah Sakit Ibu dan Anak Brawijaya, Jakarta Selatan menjelaskan kalau harga menstrual cup mencapai Rp1 juta di Indonesia, dianggapnya tidak wajar.

“Di Singapura harganya cuma 2,45 SGD, sekitar 24.500. Nggak mahal harusnya, itu kan kecil barangnya. Kalau dijual Rp50 ribu masih okelah, tapi kalau dijual Rp1 juta itu cari kesempatan namanya,” ungkap Prima saat dihubungi Bisnis.com pada Selasa (23/7/2019).

Dia menerangkan kalau penelitian tentang keefektifan pemakaian menstrual cup sudah lama teruji, sehingga ia juga mengapresiasi jenis pemasaran melalui media sosial yang kian menjamur mengenai pemakaian menstrual cup tersebut.

Meski tidak mempermasalahkan penggunaan menstrual cup bagi kebanyakan wanita, Prima justru menitikberatkan pengetahuan masyarakat Indonesia mengenai organ keintiman yang sangat minim karena bersinggungan dengan budaya yang belum menerima perubahan secara cepat.

“Preferensi orang Indonesia itu pengennya praktis, kalau pakai menstrual cup kan agak repot, nariknya, keluar masuknya dan pengetahun orang Indonesia terhadap organ reproduksi itu sangat minim.”

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
wanita, Pembalut Wanita, menstruasi

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top