Dua Pekan Penayangan, 'Dua Garis Biru' Tembus 2 Juta Penonton

Rekor terbaru dicetak film tanah air, Dua Garis Biru yang baru saja mengumumkan selama dua pekan penayangannya di bioskop, film ini menembus angka 2 juta penonton
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 26 Juli 2019  |  12:28 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Rekor terbaru dicetak film tanah air, Dua Garis Biru yang baru saja mengumumkan selama dua pekan penayangannya di bioskop, film ini menembus angka 2 juta penonton. 

Film yang dibintangi Zara JKT48, Angga Yunanda, Cut Mini, Lulu Tobing, Dwi Sasano ini berhasil menyalip film My Stupid Boss 2 yang dibintangi Reza Rahardian dan Bunga Citra Lestari di posisi ke-2 film Indonesia terlaris tahun ini. 
 
Premis film yang menggambarkan situasi dua orang siswa SMA yang melakukan hubungan seks di luar nikah yang akhirnya memiliki anak dan bagaimana konflik keluarga terjadi di dalamnya menjadi alasan yang menarik untuk Anda menonton film ini segera. 
 
Mengomentari hal tersebut, Gina S. Noer selaku sutradara film Dua Garis Biru mengapresiasi pencapaian yang didapatkannya bersama tim melalui film ini.
 
 "Saya dan tim bersyukur sekali, ini film personal. Film kecil, idealis tidak ada kompromi sama sekali. Termasuk darimana cara bercerita, termasuk endingnya, itu statement para pembuatnya. Film ini disiapkan untuk sebaik-baiknya dan kami senang sekali responnya sebanyak ini," ungkapnya kepada bisnis.com. 
 
Dukungan dari BKKBN
 
Didukung oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), film ini dianggap penting untuk ditonton semua kalangan mengingat isu yang diambil sangatlah penting yakni pendidikan seks sejak dini dan pola pengasuhan anak, sehingga ke depannya baik orangtua dan anak mampu menghadapi masa-masa sulit dalam keluarga. 
 
"BKKBN bilang mereka akan menyiapkan modul pendidikan seks, itu kan yang harusnya sudah disiapkan sejak dari dulu agar mengurangi korban-korban yang mana adalah anak-anak sendiri. Dan tema dari Hari Anak Nasional sendiri kan peran keluarga. Ya, cocok sebenarnya film ini ditonton sama anak-anak dan keluarga. Kami berharap semua orang bisa bergandengan tangan, nggak cuma nonton, saya berharap ketika banyak yang menonton, lebih banyak orang yang membahas perihal ini," terangnya. 
 
Himbauan untuk ditonton orangtua

Gina bercerita selama masa promo film dua pekan ini, Dua Garis Biru kebanyakan ditonton oleh remaja. Namun, ia menemukan fenomena di media sosial, para remaja ini meminta orangtuanya untuk juga menonton film yang masih tayang di bioskop tersebut.
 
"Awalnya remaja [yang menonton], yang menarik adalah remaja berharap orangtua dan gurunya menonton. Itu mereka speak up di sosial media. Harusnya bukan kami doang yang menonton film ini, orangtua kami harusnya menonton film ini, guru kami harusnya menonton film ini," jelas Gina. 
 
Sampai sekarang pun, Gina menyebut ia masih mendapatkan pesan melalui media sosialnya tentang pengalaman pribadi yang mirip dengan cerita di film Dua Garis Biru ini. 
 
"Ya, harusnya cerita bergerak seperti itu bukan cuma sekedar menghibur mencerahkan tapi bisa juga bagian dari terapi proses refleksi perjalanan hidup seseorang. Mudah-mudahan ketika banyak yang menonton, lebih banyak orang yang membahas film ini, tutupnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
film indonesia

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top