Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Inovasi Sepatu Umrah & Haji Ini Dikembangkan Dokter Dalam Negeri

Berbeda dengan sepatu biasa pada umumnya, sepatu ini memiliki bantalan (insole) pada bagian sisi dalamnya.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 14 Agustus 2019  |  21:20 WIB
Soft Launching SHL Shoe dari Dokter Syarief Hasan Lutfie di Jakarta, Rabu (14/8/2019) - Bisnis/Syaiful M
Soft Launching SHL Shoe dari Dokter Syarief Hasan Lutfie di Jakarta, Rabu (14/8/2019) - Bisnis/Syaiful M

Bisnis, JAKARTA – Spesialis Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi Syarief Hasan Lutfie memperkenalkan inovasi sepatu dan sandal yang dibuat dengan konsep ergonomis dan fisiologis bagi para jemaah umrah dan haji.

Berbeda dengan sepatu biasa pada umumnya, sepatu yang dikenalkan oleh dokter Syarief ini memiliki bantalan (insole) pada bagian sisi dalamnya. Menurutnya, hal tersebut berfungsi untuk menstabilkan posisi kaki sehingga bisa membuat pemakainya berjalan jauh tanpa kontraksi berlebihan.

“Kelebihannya ada pada insole yang sesuai dengan kaki orang Indonesia, yaitu lengkung sekitar 2,5 inci. Jadi pada saat berjalan, kaki akan stabil tidak bergeser yang biasanya menyebabkan lecet di bagian-bagian tertentu pada kaki,” katanya di Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Dengan demikian, lanjutnya, sepatu ini akan cocok digunakan oleh para jemaah umrah dan haji yang dalam pelaksanaan ibadahnya memerlukan aktivitas berjalan untuk jarak tempuh yang jauh.

“Untuk ibadah wajib saja, setidaknya jemaah haji harus berjalan 48 kilometer. Tapi sebetulnya, [sepatu] ini tidak hanya untuk umrah dan haji saja, lebih untuk orang yang punya aktivitas berjalan tinggi,” ujarnya.

Syarief juga menjelaskan bahwa insole yang terdapat pada sepatu tersebut dapat menjadi terapi bagi orang yang memiliki kondisi kaki datar fleksibel. Menurutnya, dalam penggunaan jangka waktu yang lama bakal mengkonstruksi lengkungan pada bagian telapak kaki.

Sementara itu, bagi orang dengan kaki normal, keberadaan insole pada sepatu dapat menjadi langkah preventif agar terhindar dari kondisi kelainan kaki, selain kelebihannya dalam hal kenyamanan saat digunakan untuk berjalan jauh.

Syarief menjelaskan, pihaknya telah melakukan beberapa uji coba terkait dengan bahan yang digunakan yakni kulit dan busa. Selain itu, telah dilakukan juga uji klinis untuk memastikan efektivitas dan kenyamaan saat digunakan.

Harga yang dibanderol untuk jenis sandal adalah Rp450.000 dan jenis sepatu dengan harga Rp750.000. Untuk saat ini, produk ini hanya memiliki varian warna hitam-putih dan bisa didapatkan di Rumah Sakit Haji Jakarta. Syarief menyebut, pihaknya tengah mempersiapkan kanal daring untuk pemasaran selanjutnya.

Selain itu, ke depan pihaknya juga akan menyediakan sandal dan sepatu ergonomis dengan desan yang lebih modis dan warna yang lebih beragam. “Kami akan terus kembangkan dan semoga bisa jadi solusi bahwa kaki harus berjalan sesuai dengan ritmenya.”

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ibadah Haji umrah alas kaki
Editor : Pamuji Tri Nastiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top