Spontanitas Kunci Berkesenian Anak-Anak

Spontanitas anak-anak menjadi kunci dalam berkesenian karena dapat memicu kejujuran dan kreatifitas, sehingga karya yang dihasilkan lebih variatif, unik, sekaligus eksentrik.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 01 September 2019  |  03:00 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Spontanitas anak-anak menjadi kunci dalam berkesenian karena dapat memicu kejujuran dan kreatifitas, sehingga karya yang dihasilkan lebih variatif, unik, sekaligus eksentrik.

"Spontanitas penting bagi anak-anak karena mereka belum banyak menyimpan sejarah pribadi. Oleh karena itu, imajinasi mereka itu sangat langka," kata kritikus seni Agus Dermawan di Gedung Masterpiece, Jakarta Pusat, Sabtu (31/8/2019).

Agus mengungkapkan hal tersebut lantaran guru di tempat belajar melukis anak-anak justru membentengi spontanitas mereka, sehingga mengakibatkan gambar yang dihasilkan cenderung bertema seragam.

"Ini karena para guru berkutat pada kaidah teknik dan tema-tema tertentu, sehingga gambar yang dihasilkan tidak bervariasi," kata Agus.

Dia menambahkan, spontanitas berkesenian bagi anak-anak merupakan kunci penting dalam memicu kreatifitas. Dampaknya, anak-anak menjadi lebih ekspresif, jujur, dan tidak terhalang oleh kaidah-kaidah estetika. 

Sementara menurut kurator seni rupa Mikke Susanto, hal terpenting dalam melukis adalah membuat karya seni yang mamou merespons peristiwa atau fenomena di sekeliling kita. 

"Daya kritis untuk menanggapi berbagai peristiwa itu perlu ditanamkan sejak kecil. Sementara untuk teknik melukis, itu dapat belajar pelan-pelan," ujar Mikke yang juga dosen seni rupa di Institut Seni Indonesia (ISI) Jogjakarta.
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
anak-anak

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top