5.000 Anak Ramaikan Lomba Mewarnai Sekaligus Berdonasi

Sebanyak 5.000 anak ramaikan lomba mewarnai sekaligus berdonasi bertema #Karyabaik yang digalang Staedtler.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 02 September 2019  |  16:34 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Sebanyak 5.000 anak ramaikan lomba mewarnai sekaligus berdonasi bertema #Karyabaik yang digalang Staedtler.

#KaryaBaik dari Staedtler merupakan lomba mewarnai yang telah dilakukan di 23 kota di Indonesia.
Saat ini #KaryaBaik dilaksanakan di Bandar Lampung bertepatan dengan Gebyar PAUD yang diadakan oleh Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia. Acara ini merupakan serangkaian acara #KaryaBaik yang mengajak anak-anak se-Bandar Lampung untuk mengikuti lomba mewarnai sekaligus untuk berdonasi.
Staedtler selaku produsen alat tulis dan gambar, bukan hanya mengadakan lomba mewarnai namun juga mengajak anak-anak Indonesia belajar berbagi kepada anak-anak disabilitas.

Melalui kampanye #KaryaBaik yang bekerja sama dengan Dompet Dhuafa, setiap karya mewarnai yang tercipta dalam acara ini akan dikonversi menjadi donasi sebesar Rp1.500 yang akan disumbangkan untuk anak-anak disabilitas yang ada di Indonesia.

Selama lima hari acara ini berlangsung, acara ini telah diikuti oleh 5.000 peserta yang tersebar dari sekolah di setiap kecamatan yang ada di Bandar Lampung. Acara ini sendiri dibuka langsung oleh Istri Walikota Bandar Lampung Eva Dwiyana yang juga merupakan Bunda Paud Bandar Lampung.

“Acara ini merupakan rangkaian acara dari kampanye #KaryaBaik yang sudah kami mulai sejak awal tahun 2019 ini. Bukan hanya melaksanakan kegiatan mewarnai biasa, kami juga mengajak anak-anak belajar untuk berbagi kepada sesama,” tutur Pramesti Yulfia selaku Head of Marketing Staedtler Indonesia dalam keterangan resminya.

Menurutnya, selain menghasilkan produk yang baik Staedtler juga berkomitmen untuk membagikan kebaikan kepada sesama. Kampanye #KaryaBaik ini sendiri telah bertransformasi menjadi aktivitas digital. Diharapkan dengan adanya aktivitas digital ini, #KaryaBaik akan lebih banyak orang yang mengetahui sehingga dapat membantu lebih banyak lagi anak-anak disibilitas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
anak

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top