Pacu Kualitas, YPSI dan Kemenpar Gelar SPA & Wellness Tourism Award

Untuk meningkatkan kualitas dan daya saing bisnis Spa di Indonesia, maka Yayasan Pariwisata Spa (YPSI) menggandeng Kementerian Pariwisata menyelenggarakan malam anugerah Spa & Wellness Tourism Award dan pemilihan duta pariwisata Spa 2019.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 10 September 2019  |  04:58 WIB
Pacu Kualitas, YPSI dan Kemenpar Gelar SPA & Wellness Tourism Award
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Puan Maharani memberi sambutan dalam acara malam anugerah Spa & Wellness Tourism Award dan pemilihan duta pariwisata Spa 2019 - Bisnis/Novita Sari Simamora.

Bisnis.com, JAKARTA—Untuk meningkatkan kualitas dan daya saing bisnis Spa di Indonesia, maka Yayasan Pariwisata Spa (YPSI) menggandeng Kementerian Pariwisata menyelenggarakan malam anugerah Spa & Wellness Tourism Award dan pemilihan duta pariwisata Spa 2019.

Spa & Wellness Tourism Award 2019 memberikan anugerah kepada 18 industri Spa terbaik di kategori Spa dan standar usaha dan 5 pemenang lomba Spa profesi yang terdiri dari beraneka kategori yakni terapis, supervisor, resepsionis dan manajer.

Pemilihan duta pariwisata berada di tiga regional yakni Batam, Jakarta dan Bali.

YPSI berharap melalui ajang Spa Award, dapat meningkatkan awardness dan pemahaman pariwisata di Indonesia dan mancanegara. Selain itu, bisa menaikkan standardisasi pengelolaan industri di bidang Spa.

Ajang bergengsi ini nuga diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dan kualitas daya saing tenaga kerja terapis Spa. Kompetensi sertifikasi yang dimiliki dapat menjadi bekasl secara profesional. Sebab, pemberian sertifikat bertujuan dalam rangka menaikkan daya saing dalam rangka masyarakat ekonomi Asean (MEA).

Trisya Suherman, Ketua Yayasan Pariwisata Spa Indonesia mengatakan, SDM pariwisata khususnya Spa asal Indonesia sangat dihargai di dunia.

“Malam ini ada pemilihan duta yang akan mempromosikan di dunia internasional,” ungkapnya di Hotel Fairmont, Senin (9/9/2019) malam.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Puan Maharani mengatakan, Spa merupakan sistem warisan leluhur yang menggunakan media airdan didukung oleh pijat, aroma terapi berbahan-bahan alami yang menjadi peningalan leluhur.

Menurut Puan, masyarakat di Indonesia sangat menyenangi mandi di air yang mengalir dan mengandung belerang.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, kualitas wellness tourism Indonesia tak kalah dengan negara lain.

Kementerian Pariwisata berupaya melakukan peningkatan sumber daya manusia (SDM) dengan melakukan serifikasi kompetensi di bidang Spa pada 2018-2019 kepada 11.000 orang. Pemberian sertifikat tersebut bertujuan untuk meningkatkan standar bisnis pariwisata.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
spa, puan maharani

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top