Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Korban Karhutla Diminta Manfaatkan Pos Kesehatan

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Provinsi Riau, Jambi Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan telah mengakibatkan banyak warga terserang infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 16 September 2019  |  07:12 WIB
 Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan semakin berdampak buruk pada kualitas udara dan jarak pandang di Pekanbaru, Provinsi Riau. Pada Selasa (10/9/2019) pagi, sejumlah bangunan seperti Stadion Utama Pekanbaru di Jalan Naga Sakti Kecamatan Tampan, dan juga flyover di Jalan Soekarno Hatta dan Jalan Soebrantas, seolah 'hilang' akibat ditelan kabut asap. JIBI/Bisnis - Arif Gunawan
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan semakin berdampak buruk pada kualitas udara dan jarak pandang di Pekanbaru, Provinsi Riau. Pada Selasa (10/9/2019) pagi, sejumlah bangunan seperti Stadion Utama Pekanbaru di Jalan Naga Sakti Kecamatan Tampan, dan juga flyover di Jalan Soekarno Hatta dan Jalan Soebrantas, seolah 'hilang' akibat ditelan kabut asap. JIBI/Bisnis - Arif Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Provinsi Riau, Jambi Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan telah mengakibatkan banyak warga terserang infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Sekretaris Jenderal Kemenkes drg Oscar Primadi  mengimbau masyarakat di wilayah terdampak karhutla untuk memanfaatkan pos kesehatan bila terasa sesak napas.

“Pos kesehatan telah disediakan di mana-mana, segera datangi pos kesehatan kalau merasa ada yang tidak beres dengan pernapasan. Begitupun dengan gejala penyakit lain segera konsultasikan ke pos kesehatan, puskesmas, dan rumah sakit,” katanya, Minggu (15/9/2019) dikutip dari siaran pers Kemenkes yang diterima Bisnis.com.

Menurut Data Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, penderita ISPA di Riau pada 1-15 September 2019 mencapai 15.346 orang, di Jambi selama Juli-Agustus mencapai 15.047 orang, Sumatera Selatan dari Maret-September tertinggi ada di Palembang dengan jumlah 76.236 orang.

Sementara, di Kalimantan Barat data terakhir pada Juli berjumlah 15.468 orang, Kalimantan Tengah dari Mei – September penderita ISPA tertinggi ada di Palangkaraya dengan jumlah 11.758 orang, Kalimantan Selatan data Juni-Agustus tertinggi di Banjarbaru sebanyak 10.364 orang.

Pos kesehatan telah disediakan di masing-masing wilayah. Untuk sementara jumlah pos kesehatan yang diterima Kemenkes di antaranya 15 pos di Palangkaraya, 39 pos di Jambi dan menyiagakan 168 puskesmas, 16 pos di Kalimantan Selatan.

Di Riau, seluruh RS diimbau mendirikan pos kesehatan, dan seluruh Puskesmas disiagakan.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan drg Widyawati mengatakan Kemenkes telah mendistribusikan logistik kesehatan ke Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Jambi, dan Kalimantan Tengah.

“Kemarin BTKLPP (Balai Teknis Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit) Batam membagikan masker ke empat kabupaten di Riau, Siak, Pelalawan, Inhu, dan Inhil serta Kabupaten Muaro Jambi dan kota Tanjung Pinang,” kata Widyawati.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ispa Karhutla
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top