Tompi Komentari Teguran KPI untuk Film Gundala

Dokter spesialis bedah plastik sekaligus penyanyi Tompi yang kini mencoba menjadi sutradara mengomentari perihal teguran Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) terhadap film Gundala.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 17 September 2019  |  10:46 WIB
Tompi Komentari Teguran KPI untuk Film Gundala
Penyanyi yang juga sutradara Tompi. JIBI/Bisnis - Ria Theresia Situmorang

Bisnis.com, JAKARTA - Dokter spesialis bedah plastik sekaligus penyanyi Tompi yang kini mencoba menjadi sutradara mengomentari perihal teguran Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) terhadap film Gundala.

KPI menegur promosi film Gundala yang menggunakan kata kasar, baru-baru ini.   

"Ini yang saya rasa harus diduduk dan dibicarakan ulang gitu. Film itu tujuannya membuat orang percaya sebenarnya kalau orang bilang 'ini kan film (fiktif)', nah kita gagal men-delivery pesannya," ungkap Tompi, Senin (16/9/2019). 

Menurutnya, aneh rasanya jika KPI keberatan dengan kata lasar seperti 'bangsat' yang mewakili kata verbal dari perasaan marah, apalagi jika tayangannya ditegur. 

"Bangsat itu nggak ada apa-apanya, tapi di sisi lain saya paham maksud mereka itu harus masuk limitasi supaya orang nggak kebablasan. Nah, itu yang saya bilang kita harus duduk lagi menilai yang sebenarnya dimaksud bukan itu," jelas Tompi. 

Tompi ingin KPI tidak melihat keseluruhan film hanya dari elemen ke elemen, namun dalam konteks film secara keseluruhan. Hal ini yang juga sempat ia rasakan.

"Saya ingin KPI tidak melihat elemen per elemen tapi melihat secara keseluruhan. Jadi saya rasa kita harus duduk bareng untuk sepakat yang disensor itu adalah maknanya. Bukan per elemen nggak bisa dilihat per kata. Harus maknanya," pungkas Tompi. 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
film indonesia, kpi, sutradara

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top