Raup US $93,5 Juta Akhir Pekan Lalu, "Joker" Pecahkan Rekor Box Office

Film thriller besutan Warner Bros, "Joker" melaju menuju rekor baru di box office domestik. Terlepas dari meningkatnya kontroversi dan masalah keamanan, film ini mencetak US $93,5 juta selama akhir pekan, menempatkannya sebagai peluncuran Oktober terbesar sepanjang masa.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 07 Oktober 2019  |  11:10 WIB
Raup US $93,5 Juta Akhir Pekan Lalu,
Film Joker 2019 - Dok.Warner Bros

Bisnis.com, JAKARTA - Film thriller besutan Warner Bros, "Joker" melaju menuju rekor baru di box office domestik. Terlepas dari meningkatnya kontroversi dan masalah keamanan, film ini mencetak US $93,5 juta selama akhir pekan, menempatkannya sebagai peluncuran Oktober terbesar sepanjang masa.

Penjualan tiket itu dengan mudah melampaui patokan yang sebelumnya ditetapkan tahun lalu oleh film superhero Sony "Venom" dengan US $80 juta.

Disutradarai oleh Todd Phillips dan dibintangi Joaquin Phoenix, "Joker" telah menjadi subyek penelitian dalam beberapa minggu menjelang rilisnya atas kekhawatiran bahwa kisah ini bisa menginspirasi orang melakukan kekerasan. Namun, kecemasan itu tidak menghalangi penonton bioskop untuk menyaksikan film ini secara massal.

Selain itu, "Joker" telah memicu gelombang berita utama tentang kekhawatiran bahwa penggambaran seorang pembunuh yang sakit jiwa dapat memicu kekerasan, mendorong bioskop di seluruh negeri untuk mengambil tindakan pencegahan keamanan tambahan.

Polisi New York dan Los Angeles meningkatkan kehadiran mereka di sekitar multipleks, dan pemilik pameran melarang kostum dan masker di beberapa tempat.

Industri film Amerika diketahui disinyalir memberi inspirasi pada beberapa dari gerakan kekerasan, diantaranya penembakan massal 2012 di Aurora, Colorado. Saat itu, penembakan yang terjadi saat pemutaran tengah malam "The Dark Knight Rises" menewaskan 12 orang dan 70 terluka. Anggota keluarga yang terkena dampak penembakan Aurora menentang film "Joker."

"Joker," yang dibintangi bersama Robert De Niro, Zazie Beetz dan Frances Conroy, mengambil pendekatan yang tidak konvensional pada genre superhero. Film ini berkisah mengenai Arthur Fleck (Phoenix), seorang komedian yang bercita-cita tinggi, tetapi mengidap kelainan mental

Village Roadshow dan Bron Studios bersama-sama memproduksi dan membiayai bersama film tersebut, yang dilaporkan menelan biaya US $55 juta sebelum memperhitungkan biaya pemasaran dan distribusi global.

Dalam kemenangan mengejutkan, "Joker" membawa pulang hadiah utama di Venice Film Festival tahun ini, dengan kritikus memuji penampilan Phoenix. Penonton memberi nilai B+ pada CinemaScore akhir pekan ini. Pertunjukan Imax menyumbang US $7,5 juta di 392 venue.

Sebagai satu-satunya rilis nasional, "Joker" menerima sebagian besar pendapatan box office, menghasilkan lebih dari gabungan dari pendapatan film dalam 10 besar. Juara box office akhir pekan lalu, Universal "Abominable," meluncur ke tempat kedua, mengumpulkan US $12 juta dengan pendapatan domestik US $37,8 juta.

Di tempat ketiga, Focus Features "Downton Abbey" menghasilkan tambahan US $8 juta, meningkatkan penjualan tiket Amerika Utara menjadi US $73 juta.

"Hustlers" STX mendarat di posisi keempat dengan US $6,3 juta. Setelah empat minggu di bioskop, film yang dipimpin Jennifer Lopez dan Constance Wu itu telah menghasilkan US $91,3 juta di dalam negeri.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Film

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top