Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kemenkes Siagakan Tim Psikolog di Tempat Karantina Natuna

Kementerian Kesehatan menyiapkan tim psikolog di tempat karantina dan observasi WNI di Natuna untuk mendampingi.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 06 Februari 2020  |  09:53 WIB
Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) beraktivitas di Hanggar Pangkalan Udara Raden Sadjad, saat masa observasi pascaevakuasi dari Wuhan China di Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (4/2/2020). -  ANTARA / M Risyal Hidayat
Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) beraktivitas di Hanggar Pangkalan Udara Raden Sadjad, saat masa observasi pascaevakuasi dari Wuhan China di Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (4/2/2020). - ANTARA / M Risyal Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Kesehatan menyiapkan tim psikolog di tempat karantina dan observasi WNI di Natuna untuk mendampingi.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Anung Sugihantono mengatakan tim psikolog itu disiapkan untuk memberikan dukungan layanan kesehatan jiwa. Pasalnya dengan masa observasi selama 14 hari dengan ruang gerak yang belum sepenuhnya leluasa, mereka dinilai rentan terhadap stress.

Menurutnya, tim tersebut selalu siap untuk memberikan dukungan psikologis bagi para WNI di Natuna.

“Pagi hari ini telah hadir tim dukungan untuk layanan psikologi baik dari Kementerian Kesehatan dan atau UPT-UPT Kementerian Kesehatan serta organisasi profesi untuk memberikan dukungan layanan,” imbuhnya.

Dengan sampainya di Natuna, Dirjen Anung menegaskan bahwa tim tersebut telah siap memberikan pendampingan jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

“Apabila diperlukan nanti kita tinggal menggeser ke area observasi,” ujar Dirjen Anung.

Selain itu, katanya, pemerintah berupaya memenuhi seluruh logistik yang dibutuhkan oleh WNI di Natuna.

“Seluruh tim pendukung berusaha memenuhi semua kebutuhan yang ada bagi WNI di Natuna,” kata Anung dalam tele conference dengan media di Kementerian Kesehatan (4/2).

Logistik tersebut akan terus diperbarui sesuai kebutuhan yang diperlukan termasuk makanan pendukung seperti snack. Saat ini, tim sedang berupaya memenuhi kebutuhan-kebutuhan pendukung lainnya seperti alat musik untuk memecah kejenuhan di area observasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

virus corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top