Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini 10 Kebiasaan Tingkatkan Kanker, Ternyata Seks Oral Juga

Penyakit kanker disebabkan oleh mutasi sel. Mutasi sel bisa disebabkan oleh faktor lingkungan dan gaya hidup.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 22 Februari 2020  |  18:09 WIB
Ilustrasi kanker darah - Istimewa
Ilustrasi kanker darah - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Kanker masih menjadi penyakit yang paling ditakuti masyarakat. Sebab, peluang hidup bagi penderitanya kecil dan kanker adalah penyebab kematian nomor 2 di dunia.

Setiap orang bisa saja terkena penyakit ini, apalagi jika pola hidupnya terbilang buruk. Berikut kebiasaan berbahaya yang meningkatkan risiko kanker selain merokok dilansir dari Boldsky, Sabtu (22/2/2020) :

1. Minum alkohol

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa minum alkohol 2 kali sehari dapat meningkatkan risiko kanker kerongkongan, kanker usus besar, kanker dubur dan kanker payudara. Alkohol meningkatkan produksi asam lambung yang dapat merusak lapisan saluran pencernaan.

2. Penyegar udara

Penyegar udara ternyata mengandung zat berbahaya penyebab kanker yang masuk melalui lubang hidung saat disemprotkan.

3. Paparan asap mobil

Orang yang secara teratur terpapar bahan bakar diesel memiliki risiko tinggi terkena kanker paru-paru dan penyakit pernapasan lainnya. Diesel dan bensin (bensin) melepaskan karbon monoksida dan hidrokarbon beracun, termasuk benzena.

4. Makan makanan yang dibakar

Terdapat senyawa-senyawa seperti amina heterosiklik dan apa yang disebut polycyclic aromatic hydrocarbon (PAHs) pada makanan yang dibakar dan dapat meningkatkan risiko kanker perut, usus besar, dan kanker pankreas.

5. Makan makanan kaleng

Makanan kaleng tidak sehat dan berbahaya karena makanan disegel dalam wadah logam yang dilapisi dengan lapisan plastik yang penuh dengan bahan kimia berbahaya. Makanan kaleng ini ketika dikonsumsi menyebabkan gangguan hormon dan perubahan DNA yang dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

6. Minum soda

Studi terbaru menunjukkan bahwa soda pada umumnya mengandung kadar 4-methylimidazole (4-MI) yang tinggi. Soda mengandung pemanis buatan yang memicu peningkatan kanker pankreas dan jenis kanker lainnya. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa soda juga menyebabkan kanker kandung kemih dan tumor otak.

7. Menggunakan tabir surya

Tabir surya mengandung bahan yang disebut seng oksida, dan dikenal menghasilkan radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan DNA dan memicu pertumbuhan sel kanker.

8. Menggunakan lilin aromaterapi

Penelitian terbaru mengatakan bahwa asap yang dikeluarkan dari lilin aromaterapi berjenis parafin mengandung karsinogen dan komponen bahan bakar fosil lainnya. Membakar dupa juga dapat memicu risiko kanker.

9. Seks oral

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Oncology, dilaporkan bahwa meningkatnya angka kanker orofaring disebabkan oleh infeksi HPV yang diperoleh dari kontak oral ke kelamin.

10. Bekerja pada malam hari

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam British Medical Journal, bekerja di tengah malam dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker payudara, kemungkinan besar disebabkan oleh penekanan melatonin.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penyakit kanker
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top