Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wabah Virus Corona Berpotensi Dorong Jumlah Pelanggan Netflix

Dilansir melalui fool.com, data yang diberikan oleh seorang analis menunjukkan bahwa Netflix dapat melampaui target pelanggan pada kuartal kedua, karena dampak wabah virus corona.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 09 Maret 2020  |  12:14 WIB
Netflix. Bloomberg
Netflix. Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Streaming video adalah bisnis besar dan akan terus berkembang.

Netflix (NASDAQ: NFLX) sejauh ini merupakan pemain terbesar dengan lebih dari 167 juta pelanggan di seluruh dunia, dan menghasilkan pendapatan lebih dari US$20 miliar pada tahun 2019.

Angka-angka tersebut diperkirakan untuk terus tumbuh setelah Netflix menargetkan untuk menambah 7 juta pelanggan baru di kuartal pertama tahun ini.

Dilansir melalui fool.com, data yang diberikan oleh seorang analis menunjukkan bahwa perusahaan tersebut dapat melampaui target pelanggan pada kuartal kedua, karena dampak wabah virus corona.

Analis Michael Olson dari Piper Sandler merilis hasil awal dari "Netflix Navigator," alat yang menganalisis tren pencarian untuk Netflix pada Google Alphabet, dalam upaya untuk mengukur hubungan antara minat konsumen dan perkiraan pertumbuhan pelanggan.

Penelitian Olson menemukan tren peningkatan selama dua bulan pertama kuartal ini.

Data menunjukkan bahwa pelanggan Netflix di AS dan Kanada. segmen yang sekarang disebut UCAN oleh perusahaan, akan tumbuh 3,8% dari tahun ke tahun, lebih dari dua kali lipat perkiraan konsensus analis, yang mengestimasikan pertumbuhan 1,6%.

Proyeksi internasional juga mungkin terlalu rendah, karena data Olson memperkirakan bahwa pelanggan internasional akan tumbuh 30,9% dibandingkan dengan kuartal tahun sebelumnya, dibandingkan dengan ekspektasi awal pertumbuhan sebesar 29,9%.

"Terlepas dari peluncuran layanan streaming baru, Netflix terus menangkap sebagian besar dolar konsumsi konten tradisional karena pengeluarannya berpindah ke streaming," tulis Olson, seperti dikutip melalui Motley Fool, Senin (9/3).

Selain itu, dengan ketakutan virus corona yang mendorong konsumen menjauh dari perjalanan dan hiburan di luar rumah, Netflix dapat menjadi penerima manfaat jangka pendek dari perilaku konsumen yang berubah sementara ini.

Olson bukan satu-satunya analis yang berpikir Netflix akan mendapat manfaat dari epidemi ini.

Analis Imperial Capital, David Miller, mengatakan perusahaan itu berada pada posisi terbaik untuk mendapat manfaat dari efek "kepompong", karena ketakutan seputar wabah virus corona membuat lebih banyak konsumen meninggalkan rencana perjalanan dan kerumunan besar, dan menunggu wabah mereda di rumah.

Miller memperkirakan Netflix akan mendapatkan tambahan 510.000 pelanggan di pasar UCAN dan 7 juta pelanggan internasional, sehingga total kuartal pertama menjadi 7,5 juta, jauh lebih tinggi dari perkiraan Netflix.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Netflix
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top