Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Grab dan Good Doctor Hadirkan Konsultasi Khusus untuk Penanganan Covid-19

Layanan telemedik bisa membantu masyarakat tidak panik dan berbondong-bondong memenuhi klinik, puskesmas, atau rumah sakit yang justru bisa menambah risiko terpapar covid-19.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 23 Maret 2020  |  20:42 WIB
Warga mengorder ojek online di Jakarta. Bisnis - Abdurahman
Warga mengorder ojek online di Jakarta. Bisnis - Abdurahman

Bisnis.com, JAKARTA – Grab dan Good Doctor menandatangani perjanjian kerjasama dengan Kementerian Kesehatan pada Senin (23/3/2020) menghadirkan layanan khusus pemeriksaan (screening) awal virus corona jenis baru atau Covid-19 melalui konsultasi medis secara daring (telemedik).

Screening ini diharapkan bisa membantu mengindikasi masyarakat dengan risiko Covid-19 rendah, sedang, maupun tinggi, untuk kemudian diberikan rekomendasi lebih lanjut oleh mitra dokter sesuai protokol kesehatan penanganan Covid-19 yang ditetapkan Kemenkes.

Sekretaris Jenderal Kemenkes drg. Oscar Primadi mengatakan layanan tanya jawab daring langsung dengan mitra dokter selama 24 jam yang bebas biaya ini akan menjadi langkah pemeriksaan awal yang penting untuk mengidentifikasi risiko Covid-19 pada masyarakat.

Tujuannya adalah agar masyarakat tidak panik dan berbondong-bondong memenuhi klinik, puskesmas, atau rumah sakit yang justru bisa menambah risiko terpapar covid-19.

“Melihat potensi penuhnya rumah sakit di berbagai daerah dalam waktu dekat, Kementerian pun menganjurkan masyarakat untuk memanfaatkan smartphone mereka dan mengakses layanan konsultasi dengan dokter secara online dari rumah,” katanya

Oscar menjelaskan semua mitra dokter Good Doctor mendapatkan bekal secara langsung dari Kemenkes untuk memastikan kualitas layanan yang baik, andal dan akurat.

Good Doctor akan melayani sesi konsultasi terkait screening Covid-19 untuk semua pengguna Grab melalui layanan GrabHealh yang tersedia di aplikasi Grab sebagai pemeriksaan awal untuk mengetahui potensi risiko infeksi Covid-19 mulai dari kontak erat risiko rendah, sedang dan tinggi.

Apabila mitra dokter menemukan adanya indikasi pengguna dengan kemungkinan risiko rendah atau sedang, maka mitra dokter dapat menganjurkan pengguna untuk melakukan isolasi diri sendiri.

Namun, apabila mitra dokter menemukan adanya indikasi pengguna dengan kemungkinan risiko tinggi, maka mitra dokter dapat merekomendasikan pengguna yang bersangkutan untuk melakukan pemeriksaan di rumah sakit yang memiliki kemampuan penanganan Covid-19.

Sementara itu, Managing Director Good Doctor Danu Wicaksana mengatakan kerjasama tersebut juga berangkat dari meningkatnya konsultasi terkait dengan Covid-19 di platform Good Doctor.

“Dalam seminggu terakhir, permintaan tanya jawab di platform kami meningkat sebanyak 400% dengan tanya jawab seputar Covid-19 meningkat 20x lipat di bulan Maret dibandingkan bulan Februari. Layanan terpadu kami dilengkapi dengan pengantaran produk kesehatan bekerja sama dengan Grab dari jaringan mitra apotek resmi berlisensi di Indonesia yang jumlahnya lebih dari 1,000,” tuturnya.

Danu menjelaskan layanan Good Doctor terintegrasi dalam aplikasi Grab, pengguna hanya perlu memilih menu ‘Kesehatan’ pada aplikasi Grab untuk mengakses layanan sehingga tidak diperlukan mengunduh aplikasi lain. Layanan ini baru dapat diakses oleh pengguna Grab di Jabodetabek, Bandung, Cirebon, Sukabumi, Yogyakarta, Solo, Semarang, Surabaya, Malang, Sidoarjo, Bali (Denpasar), Medan, Palembang, Balikpapan, Samarinda, Makassar dan Manado.

Pemerintah melalui Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Corona Covid-19 Achmad Yurianto berulang kali mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan telemedik apabila merasakan gejala awal terinfeksi Covid-19 atau diketahui kontak langsung dengan pasien positif terinfeksi virus tersebut.

"Masyarakat juga bisa secara langsung ke dokter secara virtual menggunakan aplikasi di unicorn. hotline juga sudah disiapkan. Beberapa unicorn Sehatpedia, Halodoc dan lain sebagainya. Ini cara yang bisa digunakan," dalam konferensi pers yang digelar di Graha BNPB, Jakarta, Senin (23/3/2020).

Selain dengan Good Doctor yang berkolaborasi dengan Grab, pada kesempatan yang sama Kemenkes juga menandatangani perjanjian kerjasama denga Halodoc yang berkolaborasi dengan Gojek untuk layanan telemedik Check COVID-19.

Layanan telemedik Check COVID-19 dari Halodoc tersedia dalam bentuk shuffle card di aplikasi Gojek. Jutaan pengguna aplikasi Gojek bisa memilih shuffle card Check COVID-19 tersebut di tampilan aplikasi Gojek, dan pengguna akan langsung diarahkan ke layanan Check COVID-19 di aplikasi Halodoc.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Grab covid-19
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top