Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Olahraga Berlebihan Bikin Rambut Tipis, Kulit Berjerawat, Warna Kulit Berubah

Kondisi rambut, kulit, dan kuku dapat menunjukkan jika Anda kebanyakan berolahraga.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 12 Juni 2020  |  13:43 WIB
Olahraga di rumah - istimewa
Olahraga di rumah - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA  - Cedera, nyeri otot, dan kelelahan bisa menjadi tanda Anda mungkin berlebihan berolahraga.

Selain itu, perhatikan lebih dekat kondisi rambut, kulit, dan kuku. Ketiganya dapat menunjukkan indikator mengejutkan, jika Anda kebanyakan berolahraga.

Seiring waktu, jika Anda terus memaksa tubuh Anda tanpa memberikan waktu yang cukup untuk pulih, Anda dapat mencapai titik saat tubuh terus-menerus rusak, kata ahli endokrinologi dan penyakit dalam Elena Christofides, MD seperti dilansir Livestrong.

Lalu, bagaimana olahraga berlebihan bisa mempengaruhi rambut, kulit dan kuku?

Christofides mengatakan, ketika olahraga berlebihan berdampak pada rambut, kulit atau kuku, hormon dan kekurangan nutrisi biasanya harus disalahkan.

Salah satu hormon yang paling mungkin hilang adalah kortisol, hormon stres utama. Tingkat kortisol seseorang bisa menjadi sangat tinggi ketika mereka memiliki sindrom overtraining atau berlebihan berolahraga, menurut chiropractor olahraga Alex Tauberg.

Kortisol yang tinggi terus menerus bisa mempengaruhi rambut, kulit, dan kuku Anda. Sebagai permulaan, kadar kortisol yang tinggi dapat memicu kelenjar sebaceous kulit menghasilkan lebih banyak minyak, menyumbat pori-pori dan menyebabkan wajah berjerawat.

Peningkatan kadar kortisol yang dipicu overtraining juga dapat menyebabkan peningkatan pada penyakit kulit inflamasi seperti eksim, psoriasis atau rosacea.

Tubuh Anda akan benar-benar memanfaatkan protein di rambut, kulit dan kuku Anda ketika Anda memiliki sindrom overtraining untuk keperluan yang lebih vital.

"Menggunakan asam-asam amino itu untuk membantu memperbaiki otot-otot Anda, yang dapat membuat rambut dan kuku menjadi tipis dan rapuh dan kulit berubah warna," tutur Christofides.

Anda mungkin juga melihat rambut dan kuku Anda tumbuh lebih lambat dari biasanya. Latihan fisik berlebihan membebani tubuh, membuat rambut dan kuku Anda membutuhkan waktu lebih lama untuk tumbuh.


 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

olahraga kulit

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top