Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Strategi Loreal Dorong SDG's

Pada 2025, seluruh lokasi operasi L’Oréal akan mencapai karbon netral melalui peningkatan energi efisiensi dan menggunakan 100 persen energi terbarukan.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 26 Juni 2020  |  16:21 WIB
Deretan kosmetik L'Oreal - Reuters/Charles Platiau
Deretan kosmetik L'Oreal - Reuters/Charles Platiau

Bisnis.com, JAKARTA – Dalam mendukung target pembangunan berkelanjutan, Loreal meluncurkan “Loreal for the future”, program pembangunan berkelanjutan dari L’Oréal  Group hingga 2030.

Jean-Paul Agon, Chairman dan CEO L’Oréal mengatakan tantangan-tantangan yang dihadapi oleh planet bumi belum pernah terjadi sebelumnya. Sehingga, menjadi penting untuk mempercepat upaya pelestarian tempat tinggal yang aman bagi kemanusiaan.

Oleh sebab itu berkembangnya tantangan lingkungan dan sosial membuat L’Oréal harus mentransformasi perusahaan menuju model bisnis yang menghormati planet dan memperkuat komitmen pembangunan berkelanjutan.

"Kami menerapkan upaya ini dalam operasional bisnis sebagai kontribusi kepada masyarakat. Kami memahami tantangan-tantangan besar lain akan datang dan Loreal akan terus setia beroperasi dalam sesuai batasan kemampuan planet,” ujar Jean-Paul dalam global webinar, Jumar (26/6/2020).

Ada sejumlah target yang sudah dirumuskan oleh perusahaan sampai 2030.

Pertama, pada 2025, seluruh lokasi operasi Loreal akan mencapai karbon netral melalui peningkatan energi efisiensi dan menggunakan 100 persen energi terbarukan.

Kedua, pada 2030, 100 persen plastik yang digunakan pada kemasan produk Loreal merupakan hasil dari daur ulang atau berasal dari bahan berbasis bio (alam).

Ketiga, pada 2030, Loreal akan mengurangi seluruh emisi gas rumah kaca sebanyak 50 persen per produk jadi, dibandingkan dengan tahun 2016.

Jean-Paul menambahkan, upaya berkontribusi menyelesaikan tantangan dunia dengan mendukung kebutuhan sosial dan lingkungan ada sejumlah hal yang juga sudah dikerjakan pada Mei 2020 lalu. Loreal mengalokasi 150 juta Euro untuk membantu permasalahan sosial dan lingkungan yang mendesak. 

Untuk membantu konsumen membuat keputusan yang lebih berkelanjutan, Loreal juga mengembangkan mekanisme yang dinamakan Product Environmental & Social Impact Labelling, dengan skala nilai A sampai E. Mekanisme ini didukung oleh ahli-ahli sains independen dan diverifikasi oleh auditor independen yang secara bertahap akan diberlakukan kepada semua merek dan kategori.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emisi karbon loreal SDGs
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top