Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pasangan Tertutup dengan Masalahnya, Ini yang Perlu Anda Lakukan

Teruslah berupaya berkomunikasi dengan baik dengan pasangan, untuk meningkatkan kenyamanan.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 01 Juli 2020  |  19:24 WIB
Ilustrasi - Boldsky
Ilustrasi - Boldsky

Bisnis.com, JAKARTA -- Dalam banyak hubungan, biasanya pasangan memiliki tugasnya masing-masing, ada yang terbuka soal masalah dan tertutup untuk menjaga keseimbangan. Atau mungkin Anda masing-masing mengambil salah satu peran ini pada waktu yang berbeda.

Dikutip dari Babycentre, Rabu (1/7/2020), Namun jika dalam hubungan Anda, pasangan Anda tidak ingin terbuka dalam masalah hubungan, maka tidak ada yang akan bisa diselesaikan.

Jika pasangan Anda tertutup ketika berbicara tentang masalah hubungan, mungkin membantu untuk memahami ketakutan mereka tentang menjadi lebih terbuka. Mereka mungkin khawatir membuat situasi yang sulit menjadi lebih buruk. Atau mungkin mereka tidak yakin dengan perasaan mereka dan mencoba memikirkannya sebelum berbicara.

Jika salah satu dari Anda merasa kesal, cemas atau stres, frasa netral seperti "kita perlu bicara" dapat didengar sebagai "Anda perlu mendengarkan saat saya mengeluh".

Jadi, penting untuk memikirkan dengan saksama tentang cara mengemukakan masalah yang mungkin Anda alami, dan untuk memastikan memberi banyak peluang pada pasangan Anda untuk memberikan sisi mereka.

Kehamilan bisa menjadi saat emosi yang tinggi bagi Anda berdua. Mungkin tergoda untuk membuat segala sesuatunya berjalan dengan lancar dan harmonis, tetapi itu mungkin berarti Anda secara tidak sengaja menahan perasaan Anda.

Ini dapat menyebabkan kebencian dan bahkan kemarahan menumpuk. Mungkin Anda atau pasangan sudah begitu emosional pada saat Anda mencoba mengatasi masalah, yang sepertinya selalu berakhir dengan pertengkaran.

Temukan waktu tenang, ketika Anda berdua dapat berbicara tanpa gangguan, dan menawarkan undangan untuk membuka. Misalnya, Anda dapat mengatakan: "Saya tahu banyak hal sudah sulit sejak saya hamil. Saya ingin mengerti seperti apa rasanya bagi Anda".

Jika Anda berdua tenang, pasangan Anda mungkin akan berbicara. Jika pasangan Anda masih tertutup, coba dorong mereka untuk terbuka tanpa takut dihakimi.

Frasa seperti "Saya benar-benar ingin memahami" atau "hanya membagikan apa yang ada di kepala Anda" dapat membantu meyakinkan mereka, dan mendorong mereka untuk mulai berbicara.

Jika pendekatan ini tidak berhasil, kembalilah ke subjek satu atau dua hari kemudian, setelah pasangan Anda memiliki kesempatan untuk berpikir. Bahasa tubuh dapat membantu Anda berdua lebih terbuka satu sama lain, dengan menunjukkan bahwa Anda mendengarkan.

Mengangguk sementara yang lain berbicara atau mengulangi kata-kata pasangan Anda untuk menunjukkan kepada mereka bahwa mereka telah dipahami, misalnya: "Anda merasa diterima begitu saja.”

Jika pasangan Anda mengatakan sesuatu yang mengecewakan, cobalah untuk menggambarkan perasaan Anda alih-alih menunjukkannya. Misalnya, lebih baik mengatakan: "Saya kesal karena Anda merasa seperti itu" daripada membanting pintu.

Ini bisa membuat frustasi jika Anda selalu menjadi orang yang membawa masalah, dan itu bisa dimengerti jika Anda akhirnya merasa kesal. Namun, ada kemungkinan bahwa pasangan Anda sebelumnya mengemukakan sesuatu yang mengkhawatirkan mereka.

Mereka mungkin telah menyamarkan perasaan mereka dengan mengubahnya menjadi lelucon, sehingga Anda tidak menyadari bahwa mereka serius. Atau mereka mungkin marah dan berteriak, jadi sulit untuk memahami poin yang mereka buat.

Pikirkan kembali saat-saat ini untuk melihat apakah ada petunjuk pada pikiran dan perasaan pasangan Anda, dan tanyakan pada mereka "Anda tahu kapan Anda mengatakan ... apakah Anda benar-benar bersungguh-sungguh?"

Teruslah berupaya berkomunikasi dengan cara ini dapat membantu Anda berdua untuk mengetahui bahwa itu aman untuk dibuka. Dua orang akan menemukan cara untuk memiliki percakapan yang menyelesaikan, bukannya memperpanjang, masalah. Dengan waktu dan kesabaran, Anda berdua akan menikmati hubungan yang lebih baik dan lebih memuaskan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

komunikasi pasangan suami istri tips cinta
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top