Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

RS Pertamedika Bangun 2 Rumah Sakit Modular Khusus Covid-19

RS Pertamina Jaya menambahkan extension 90 bed yang dibangun dalam 2 minggu, dan RS Pertamina Pusat menambahkan RS Extension Simprug dengan kapasitas 300 bed yang dibangun dalam 30 hari.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 03 Juli 2020  |  13:00 WIB
RS Modular Pertamedika
RS Modular Pertamedika

Bisnis.com, JAKARTA - PT Pertamina Bina Medika Indonesia Healthcare Corporation membangun 2 Rumah Sakit Modular khusus penanganan pasien COVID-19.

RS Pertamina Jaya menambahkan extension 90 bed yang dibangun dalam 2 minggu, dan RS Pertamina Pusat menambahkan RS Extension Simprug dengan kapasitas 300 bed yang dibangun dalam 30 hari.

RSPP Extension Simprug dibangun di bekas lapangan sepak bola seluas 22.700 meter persegi dengan kapasitas 300 tempat tidur bertekanan negatif, terdiri dari 240 tempat tidur non ICU, 31 tempat tidur ICU, 19 tempat tidur HCU, 10 tempat tidur IGD, kamar operasi, ruang bersalin, NICU, dan fasilitas cuci darah untuk pasien COVID-19. 

Pertamedika IHC menyadari pentingnya penerapan teknologi digital dalam meningkatkan layanan kesehatan yang inklusif. Salah satu akselerasi transformasi digital layanan kesehatan yang diterapkan Pertamedika IHC, adalah penggunaan solusi kolaborasi and komunikasi digital dari Cisco.

Lewat teknologi ini, dokter dan tim medis dapat berkomunikasi secara digital melalui live video yang aman dan handal dari mana saja dan kapan saja. Solusi ini juga membantu mengurangi risiko paparan tenaga medis, tanpa mengurangi kualitas layanan kesehatan dari tenaga kesehatan kepada pasien COVID-19. 

Direktur Utama Pertamedika IHC, Fathema Djan Rachmat, menjelaskan bahwa saat ini Pertamedika IHC tengah fokus dalam memberikan layanan terbaik  dengan menerapkan transformasi digital secara luas dan menyeluruh pada layanan kesehatan.

Dia menjelaskan bahwa lewat penggunaan teknologi ini rumah sakit dapat meminimalkan  berbagai kendala di Rumah Sakit Umum maupun Rumah Sakit Khusus seperti RS COVID-19, dan mendorong inovasi teknologi di bidang medis, memaksimalkan komunikasi efektif antar tenaga medis.

"Hingga pada akhirnya akan semakin menunjang standarisasi kualitas pelayanan yang optimal pada pasien, tidak hanya pada satu rumah sakit saja namun untuk seluruh RS di berbagai pelosok Indonesia” . Ujar Fathema Djan Rachmat dalam siaran persnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rumah sakit rumah sakit Virus Corona Virus Corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top