Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lagu Lathi Duduki Peringkat Teratas di Berbagai Negara

Lagu Lathi merajai peringkat teratas dalam tangga lagu di berbagai negara.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 15 Juli 2020  |  10:12 WIB
Videotron yang menampilkan Weird Genius di Times Square. (Instagram - @weird.genius)
Videotron yang menampilkan Weird Genius di Times Square. (Instagram - @weird.genius)

Bisnis.com, JAKARTA –Indonesia terus menjadi pasar musik yang menarik karena menyimpan harta karun berupa talenta lokal yang hadir dengan musik dari berbagai genre.

Salah satunya, trio EDM asal Indonesia, Weird Genius dengan lagu, Lathi yang dibawakan bersama Sara Fajira.

“Data Spotify menunjukkan popularitas lagu tersebut mulai menanjak sejak Maret dan April 2020,” terang juru bicara Spotify kepada Bisnis, Rabu, (15/7/2020).

Tak hanya itu, dia menyebutkan bahwa lagu Lathi juga masuk tangga lagu di sejumlah negara seperti Singapura yang menduduki peringkat 1 di tangga lagu Singapore Viral 50 pada Juni 2020, dan Malaysia yang menduduki peringkat 1 di Malaysia Viral 50 pada Mei 2020.

Adapun di Hong Kong, serta Taiwan, Lagu tersebut bahkan menduduki peringkat kedua di tangga lagu Global Viral 50 milik Spotify.

“Single Lathi sendiri telah memecahkan rekor di Spotify Indonesia dengan menjadi lagu lokal pertama yang menduduki peringkat satu terlama di tangga lagu Indonesia Top 50, bertahan selama 6 minggu sejak 10 Mei 2020” tuturnya.

Dia menyebutkan bahwa Spotify berkomitmen untuk membantu lebih banyak penggemar menemukan semua jenis artis, genre, dan lagu Indonesia, serta secara bersamaan mendukung dan memperkenalkan lebih banyak genre lokal yang niche kepada para penggemar di Indonesia dan negara lainnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

musik indonesia Spotify
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top