Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lawan Netflix, Disney Siap Luncurkan Platform Streaming Terbarunya Tahun Depan

Menurut CE0 Disney Bob Chapek, platform yang diberi nama Star itu akan menayangkan berbagai jenis konten, termasuk konten produksi ABC, FX, Freedom, Searchlight, dan 20th Century Studios. Selain itu, disebutkan pula bahwa Star tidak akan menayangkan konten berlisensi khusus.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 05 Agustus 2020  |  11:05 WIB
Layanan streaming disney plus - Istimewa
Layanan streaming disney plus - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Disney diketahui tengah menyiapkan platform video streaming atau over the top (OTT) yang akan diluncurkan tahun depan di seluruh dunia untuk melawan dominasi Netflix.

Menurut CE0 Disney Bob Chapek, platform yang diberi nama Star itu akan menayangkan berbagai jenis konten, termasuk konten produksi ABC, FX, Freedom, Searchlight, dan 20th Century Studios. Selain itu, disebutkan pula bahwa Star tidak akan menayangkan konten berlisensi khusus.

Penjelasan lebih lanjut mengenai Star akan diberikan oleh Disney pada pertemuan investor yang akan dilakukan dalam waktu dekat. Pada kesempatan tersebut akan ikut dibahas rencana untuk platform OTT Disney lainnya, yakni Disney Plus, Hulu, dan ESPN Plus.

“Dalam hal penawaran [tayangan] hiburan ke seluruh dunia, kami ingin mencerminkan kesuksesan strategi Disney Plus kami dengan membawa konten yang sudah kami miliki dan mendistribusikannya di bawah merek internasional yang sukses yang juga sudah kami miliki, yaitu, tentu saja, Star, ”kata Chapek dikutip dari The Verge pada Rabu (5/8/2020).

Seperti diketahui, di umurnya yang belum genap satu tahun Disney Plus sukses menggaet lebih dari 60 juta pelanggan di sejumlah negara. Angka tersebut yang akhirnya membuat layanan OTT Disney secara keseluruhan mencatat jumlah pelanggan lebih dari 100 juta.

Peluncuran Star juga memunculkan pertanyaan penting, yakni kelanjutan Hulu yang tak begitu populer diluar Amerika Serikat? Mantan CEO Disney Bob Iger sempat mengumumkan bahwa Disney menargetkan peluncuran Hulu internasional pada tahun 2021.

Namun, pernyaraan tersebut dibantah oleh Chapek yang mengatakan pada bulan Mei bahwa perusahaan tidak memiliki rencana langsung untuk melakukan investasi dalam bisnis itu secara internasional. Chapek tidak mengatakan apakah Star menggantikan Hulu, tetapi ia sempat menjelaskan mengapa perusahaan meluncurkan layanan hiburan umum di bawah Star alih-alih hanya memperluas cakupan Hulu ke seluruh dunia.

Disney Stars Studio adalah merek besar di luar negeri dibandingkan dengan Hulu, yang merupakan nama khusus AS. Ketika Disney mengakuisisi konglomerat media dan hiburan India Star India dan layanan streaming berikutnya HotStar pada tahun 2019 sebagai bagian dari kesepakatan Fox, perusahaan mengubah nama untuk menciptakan Disney Plus HotStar, menyatukan dua merek. Sekarang, Star dikenal sebagai Disney's Star India.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

disney Netflix
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top