Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Resso Hadirkan Program Jamming dari Rumah

Menurut Data World Economic Forum (WEF), industri musik global diproyeksikan kehilangan lebih dari US$10 miliar akibat pandemi. Hal ini sebagian besar diakibatkan tidak dapat diadakannya acara musik live. Kondisi ini telah mendorong musisi untuk berkolaborasi dan memanfaatkan platform digital lebih dari sebelumnya.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 11 Agustus 2020  |  11:51 WIB
Aplikasi Resso
Aplikasi Resso

Bisnis.com, JAKARTA – Resso, aplikasi streaming musik menunjukkan dukungan kepada musisi lokal melalui program Ressound Jamming.

Program Ressound Jamming mengundang sejumlah musisi baru yang berkolaborasi dengan musisi mainstream yang lebih senior.

Menurut Data World Economic Forum (WEF), industri musik global diproyeksikan kehilangan lebih dari US$10 miliar akibat pandemi. Hal ini sebagian besar diakibatkan tidak dapat diadakannya acara musik live. Kondisi ini telah mendorong musisi untuk berkolaborasi dan memanfaatkan platform digital lebih dari sebelumnya.

Christo Putra, Head of Music and Content Resso Indonesia menjelaskan bahwa saat ini terjadi perubahan besar menuju digitalisasi dalam berbagai aspek musik. Dia memaparkan bahwa untuk lebih memahami dan mengatasi tantangan yang ada, penting bagi setiap pihak dalam industri untuk saling berdialog dan membangun kolaborasi.

Christo memerinci, sejak diluncurkan pada bulan Maret lalu, salah satu fokus Resso adalah untuk memberdayakan musisi lokal baik melalui platform Resso, maupun serangkaian kegiatan menarik yang dapat semakin mendekatkan musisi dengan penggemar.

“Kami berharap Ressound Jamming akan menginspirasi lebih banyak musisi, terutama yang senior, untuk menggandeng para musisi muda untuk berkolaborasi dan menciptakan proyek musik yang menarik dan unik,” kata Christo melalui siaran pers, Selasa (11/8/2020).

Dia menambahkan, pandemi ini telah mengajarkan kita bahwa kolaborasi dan memaksimalkan platform digital penting untuk membuat para penggemar tetap bersemangat terutama dengan semakin meningkatnya permintaan akan konten.

“Sebagai aplikasi streaming musik sosial memahami hal tersebut dan kami berupaya menghadirkan pengalaman baru dan unik, yang diharapkan dapat membantu mendukung para musisi dan mendekatkan mereka dengan penggemar,” tutur Christo.

Salah satu musisi yang tampil kali ini adalah musisi Endah & Rhesa yaitu duo pop indie yang sudah terkenal dengan lagu berformat akustik mereka, sementara Vira Talisa, adalah musisi baru berbakat yang terkenal dengan suaranya yang lembut dan nuansa Eropa di setiap lagu yang ia rilis.

Kombinasi ini pasti akan menghadirkan sesuatu yang unik untuk para penggemar. Baik Endah & Resha dan Vira Talisa sangat bersemangat untuk menampilkan kolaborasi musik mereka, yang secara eksklusif akan hadir di aplikasi dan saluran YouTube Resso.

Vira Talisa mengatakan, Resso tidak hanya fokus pada audio namun juga kampanye yg menarik, salah satunya adalah Ressound Jamming Session. Endah n Rhesa juga merupakan musisi yang sangat saya kagumi.

“Sebelumnya, saya tidak terpikir untuk bisa berkolaborasi dengan mereka, namun karena adanya inisiatif dari Resso impian saya jadi tercapai,” ungkap Vira.

Dia menambahkan, Resso menyatukan musisi dari era yang berbeda untuk terus berkarya dan beradaptasi dengan situasi dan kondisi yang ada.

Pada kesempatan yang sama, grup Endah & Resha mengatakan, program Ressound Jamming Session memberikan para musisi kesempatan untuk berkolaborasi dan menghadirkan sesuatu yang fresh. Kedua musisi itu berharap Ressound Jamming Session akan terus menghadirkan karya-karya yang fresh, kolaborasi yang apik, dan juga mengetengahkan berbagai macam genre dan musisi.

“Bagi para musisi lainnya di era new normal, tetap berkarya, berkreasi, dan tetap bersemangat karena di era ini kita dapat melakukan apapun tanpa terbatas oleh ruang, waktu, dan jarak. Hal ini telah dibuktikan melalui adanya Ressound Jamming Session,” ungkapnya.

Sebelumnya, Resso telah mempertemukan Maliq & D'Essentials dan Bilal Indrajaya untuk kolaborasi membawakan salah satu lagu terkenal dari Maliq & D'essentials yaitu 'Himalaya'.

Bilal Indrajaya adalah musisi pendatang baru yang memulai karir tarik suara pada tahun 2018 dengan "Biar". Kolaborasi ini bermakna baginya karena baginya Maliq & D'Essentials sebagai inspirasinya dalam musik.

Maliq & D’Essentials pun memandang pandemi ini sebagai momen bagi mereka untuk menemukan ide-ide baru, salah satunya adalah melakukan kolaborasi dengan musisi lain, dan melalui proses diskusi serta platform yang diberikan oleh Resso, ide itu menjadi kenyataan.

Kolaborasi itu sendiri dapat ditonton di saluran YouTube resmi Resso dan lagu tersebut telah dirilis secara resmi di aplikasi Resso.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

musik aplikasi
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top