Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dikabarkan Bangkrut, Hotman Paris Obral Aset Apartemen. Ini Penjelasannya

Namun, kabar itu dibantah Hotman dan mengatakan dia punya rencana lain dengan menjual asetnya itu.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 26 Agustus 2020  |  18:46 WIB
Pengacara Hotman Paris
Pengacara Hotman Paris

Bisnis.com, JAKARTA - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea dikabarkan bangkrut karena menjual aset propertinya.

Namun, kabar itu dibantah Hotman dan mengatakan dia punya rencana lain dengan menjual asetnya itu.

Menurutnya, beberapa alasan menjual aset karena pertama, di masa pandemi propertinya itu tidak ada yang menyewa, sedangkan biaya IPL harus tetap dibayarkan.

"Jadi saya obral saja dengan harga murah," ujarnya ketika diwawancarai Nikita Mirzani di sebuah acara.

Kedua, karena dia ingin banyak menghabiskan di pulau Dewata Bali. Apalagi, katanya, disana dia memiliki banyak aset yang secara bisnis menguntungkan.

"Saya ingin lebih banyak menghabiskan waktu di Bali saja," ujarnya.

Bukan hanya menepis kabar bangkrut, Hotman justru mengatakan di masa pandemi ini justru banyak pengusaha yang datang meminta konsultasinya.

Dia mengatakan, dulu saat krisis 1998, kekayaannya justru bertambah, dan diapun memprediksi sekarang akan terjadi lagi dimana kekayaannya bisa bertambah.

Hotman mengatakan dia memiliki setidaknya aset apartemen. 

Sementara itu, dia mengaku di masa pandemi ini sangat merindukan liburan, karena dia tidak bisa bepergian seperti biasanya.

Diketahui, jika Hotman adalah pengacara yang suka traveling baik di dalam maupun luarnegeri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bangkrut hotman paris
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top