Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tips Membuat Lamaran Kerja yang Menarik dan Berpeluang Diterima

Meski demikian, masih ada beberapa perusahaan yang tetap membuka lowongan pekerjaan sehingga penting bagi masyarakat yang ingin melamar pekerjaan untuk memperhatikan proses penulisan surat lamaran atau curiculum vitae Anda.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 28 Agustus 2020  |  22:34 WIB
Ilustrasi - Youtube
Ilustrasi - Youtube

Bisnis.com, JAKARTA -- Pandemi covid-19 telah merubah kehidupan masyarakat di berbagai belahan dunia. Beberapa diantaranya bahkan ada yang harus terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) karena kondisi perusahaan yang kian memburuk.

Meski demikian, masih ada beberapa perusahaan yang tetap membuka lowongan pekerjaan sehingga penting bagi masyarakat yang ingin melamar pekerjaan untuk memperhatikan proses penulisan surat lamaran atau curiculum vitae Anda.

Bagi Anda yang ingin mengirimkan lamaran pekerjaan, ada hal yang perlu untuk diubah sebelum Anda mengirimnya, bukan hanya menambahkan deskripsi pekerjaan sebelumnya sana sehingga membuat Anda berpeluang masuk ke dalam tahap wawancana.

1. Cantumkan Prestasi atau Pencapaian

"Resume harus secara jelas mengungkapkan proposisi nilai dan pencapaian Anda, dan bukan hanya menyalin dan menempelkan peran dan tugas Anda," ujar Lim Kai Ning, kepala dampak sosial di CareerSocius, perusahaan sosial yang menyediakan layanan branding pribadi yang terjangkau untuk pencari kerja di Singapura, seperti dikutip dari channelnewsasia.com.
Sementara itu, Harry Suresh, pendiri dan CEO ResumeWriter Asia, seorang perekrut berlisensi dari Kementerian Tenaga Kerja mengatakan bahwa Anda perlu untuk mencantumkan pencapaian atau prestasi yang pernah diraih pada pekerjaan sebelumnya.
“Dalam deskripsi pekerjaan, kandidat jangan hanya mencantumkan tanggung jawab sehari-hari yang hanya menunjukkan bahwa mereka dapat melakukan pekerjaan mereka, tetapi juga prestasi yang menunjukkan sisi keunggulan mereka,” ujarnya.

2. Buatlah Resume yang Singkat dan Jelas

Selain itu, Lim juga menyarankan agar pencari kerja jangan mengirimkan resume yang sangat panjang dengan terlalu banyak deskripsi. Sebab, bagaimanapun sebuah resume yang terbaik dan sangat menarik adalah yang ringkas, padat, dan jelas.
Suresh menuturkan bahwa panjang resume maksimal dua hingga tiga halaman umumnya dapat diterima untuk pencari kerja tingkat menengah hingga senior. “Semakin ringkas resume, semakin baik. Untuk lulusan baru atau mereka yang memiliki pengalaman kurang dari lima tahun, buatlah resume Anda dalam dua halaman,” tuturnya.

3. Tunjukan Keahlian

Adapun untuk skill atau keahlian yang dimiliki, juga perlu untuk dicantumkan baik soft skill maupun hard skill. Keterampilan utama harus terdaftar di dekat bagian atas resume ini penting untuk mengkomunikasikan sekilas keahlian inti kepada perekrut.
Para pencari kerja, yang baru saja di-PHK, dapat berbagi pengalaman bagaimana cara mereka meningkatkan keterampilan secara produktif sambil mencari peran baru. Kursus relevan yang diambil juga layak disebutkan karena menunjukkan minat dan landasan teoretis Anda dalam bidang yang Anda inginkan.

4. Pelajari Budaya Perusahaan

Selain itu, Lim juga menyarankan para pelamar untuk mempelajari budaya atau gaya perusahaan untuk menentukan apakah bisa membuat surat lamaran yang lebih santai atau harus benar-benar formal dan profesional.
"Surat lamaran itu sedikit lebih emosional, dan Anda dapat menggunakan kesempatan ini untuk menunjukkan tujuan, gairah, dan kekuatan Anda dengan cara yang strategis,” tuturnya.

5. Pilih Font yang Sesuai

Font juga menjadi salah satu hal yang penting untuk diperhatikan. Menurut Suresh, font serif seperti Garamond, Cambria atau Georgia direkomendasikan untuk dokumen atau paragraf teks yang lebih panjang karena terlihat formal, bersih, serius, profesional dan enak dipandang. Pilih ukuran font antara 11 dan 12 poin untuk teks tubuh.
Alternatifnya, font san serif seperti Lato atau Helvetica juga cocok. "Ini kurang umum dibandingkan Arial atau Calibri, dan lebih cenderung menarik perhatian perekrut," katanya

Jika Anda lebih suka font san serif yang aman, Lim menyarankan untuk tetap menggunakan Arial, Calibri atau Helvetica, antara 10 dan 12 poin - dan variasikan ukuran font sesuai dengan jumlah konten yang Anda miliki di setiap halaman.

“Anda juga dapat memiliki judul atau tajuk dengan ukuran font yang lebih besar dari konten utama Anda untuk memandu pembaca dalam membedakan antara setiap bagian resume Anda.”

6. Berpegang Pada Nilai Kejujurran

Baik Suresh maupun Lim menilai bahwa kejujuran merupakan yang paling penting. “Pengusaha menghargai kejujuran, dan juga semakin berempati serta memahami keadaan kehidupan pencari kerja,” kata Lim. Alasan bagus lainnya untuk tidak memalsukan tanggal kerja? "HR dapat dengan mudah menghubungi perusahaan sebelumnya untuk memverifikasi detail ini," kata Suresh.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lowongan pekerjaan Lamaran Kerja
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top