Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Aktris Korea Selatan Oh In-hye Meninggal Diduga Bunuh Diri

Melansir South China Morning Post, Selasa (15/9/2020), aktris berusia 36 tahun itu sebelumnya dilarikan ke rumah sakit pada Senin (14/9/2020) setelah ditemukan di rumah dalam keadaan serangan jantung
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 15 September 2020  |  11:51 WIB
Oh In/hye
Oh In/hye

Bisnis.com, JAKARTA - Aktris Korea Selatan Oh In-hye dinyatakan meninggal dunia setelah ditemukan tidak sadarkan diri di rumah dalam upaya bunuh diri. 

Melansir South China Morning Post, Selasa (15/9/2020), aktris berusia 36 tahun itu sebelumnya dilarikan ke rumah sakit pada Senin (14/9/2020) setelah ditemukan di rumah dalam keadaan serangan jantung. Saat mendapat penanganan darurat, awalnya kondisi Oh In-hye dilaporkan stabil, tetapi tidak pernah sadar kembali, dan meninggal pada sore hari. 

"Saya berharap dia bisa mengatasi krisis ini. Tapi pada akhirnya, dia tidak pernah bisa sadar kembali, ”kata teman dekat Oh In-hye yang tidak mau disebutkan namanya kepada Dispatch.

Juru bicara kepolisian menjelaskan bahwa pihaknya menemukan Oh In-hye tidak sadarkan diri setelah teman dekatnya melapor. "Teman Oh In-hye menemukannya dan melaporkannya, tetapi kami tidak tahu mengapa teman itu ada di sana. Saat ini kami percaya bahwa dia mencoba bunuh diri," tutur juru bicara kepolisian setempat.

Pemakaman Oh-In-hye rencananya diadakan di Rumah Sakit Universitas Inha pada Rabu besok. 

Dalam perjalanan karirnya, aktris itu membuat debut layarnya pada 2011 dengan film Sin of a Family dan muncul di film The Plan. 

Industri hiburan Korea Selatan memang tengah diguncang oleh serentetan bunuh diri selebriti dalam beberapa tahun terakhir, termasuk kematian penyanyi K-pop Sulli dan Goo Hara tahun lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

artis Kpop
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top