Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Frozen Food Menjamur di Saat Pandemi, Amankah Dikonsumsi?

Jika frozen food berisi sayuran dimasak kembali dengan suhu tinggi, kandungan nutrisinya akan berkurang.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 16 September 2020  |  19:49 WIB
Ilustrasi - Antara/Shutterstock
Ilustrasi - Antara/Shutterstock

Bisnis.com, JAKARTA - Frozen food alias makanan beku siap saji belakangan banyak ditawarkan seiring pandemi Covid-19.  

Dari sisi kepraktisan, makan beku siap saji sangat membantu warga yang terpaksa lebih sering berada di rumah. Lantas bagaimana aspek keamanan dan dampak kesehan frozen food untuk tubuh?

Dokter Spesialis Gizi RS. Pelni, dr. Jovita Amelia mengatakan frozen food siap santap harus dikonsumsi sesuai dengan aturan yang tertera pada kemasan. Hal yang harus diperhatikan adalah konsumen harus menyimpan berdasarkan suhu yang telah ditetapkan.

"Frozen food yang cara penyimpanannya baik jadi suhu tepat, lamanya juga sesuai, dan tidak memakai pengawet yang berbahaya serta tidak dicairkan berkali-kali terbilang aman," kata Jovita saat dihubungi Antara, Rabu (16/9/2020).

"Tetapi biasanya makanan cepat jadi seperti ini tinggi garam dan kandungan garam ini berbahaya terutama pada penderita hipertensi dan gangguan ginjal," ujar Jovita.

Dari sisi nutrisi, frozen food siap santap akan dipengaruhi dengan cara memasak dan memanaskannya. Jika frozen food berisi sayuran dimasak kembali dengan suhu tinggi, kandungan nutrisinya akan berkurang.

"Jadi kandungan nutrisinya tergantung cara memasaknya dan cara memanaskannya. Contoh sayuran yang dimasak dengan suhu tinggi akan kehilangan beberapa kandungan vitamin dan mineralnya terutama vitamin C. Terlebih jika dipanaskan ulang maka kandungan beberapa vitamin dan mineral akan lebih berkurang lagi," kata Jovita.

Jovita menyarakan jika ingin membeli frozen food siap santap, pilihlah yang kandungan nutrisinya baik. Hal ini dapat dilihat pada bagian kemasannya.

Selain itu, simpanlah makanan tersebut sesuai dengan suhu yang dianjurkan dan usahakan tidak menyimpan terlalu lama.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gizi cepat saji

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top