Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Demi Cuan, Hotman Paris Buru-buru Pelajari UU Omnibus Law

Di akun instagram pribadinya, dia mengatakan alasan kenapa buru-buru mempelajarinya, karena baginya itu adalah uang. 
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 08 Oktober 2020  |  11:32 WIB
Hotman Paris menumpang pesawat pribadi ke Singapura - Instagram @hotmanparisofficial
Hotman Paris menumpang pesawat pribadi ke Singapura - Instagram @hotmanparisofficial

Bisnis.com, JAKARTA - Di tengah UU Omnibus Law ramai dibahas semua kalangan, pengacara kondang Hotman Paris Hutapea mengaku langsung mempelajarinya sehari setelah kurang dari satu hari disahkan DPR.

Di akun instagram pribadinya, dia mengatakan alasan kenapa buru-buru mempelajarinya, karena baginya itu adalah uang. 

"Because this is money. Sebentar lagi klien akan bertanya undang-undang apa yang diubah, dan mereka harus membayar honor untuk bertanya," ujarnya sambil menunjukkan tumpukan tebal berisi UU Cipta Kerja Omnibus Law itu di meja kerjanya.

Dia mengatakan itu juga menjadi salah satu caranya menjadi pengacara terkenal. Jam terbang yang tinggi, bukan hanya mengandalkan gelar.

Menurut Hotman, menjadi pengacara terkenal juga harus kerja keras. Hal itu terbukti dari hasil yang didapatkannya selama ini.

Dengan kerja keras, dia bisa menjadi pengacara inernasional selam 36 tahun. 10 tahun menjadi anak buah berbagai pengacara asing, dan bahkan sempat 10 tahun menjadi bos berbagai pengacara bule. 

Di video lainnya, dia juga menceritakan bahwa dia bekerja sejak pukul 3 pagi di garasi rumahnya, untuk mempelajari kasus yang ditanganinya, termasuk membaca undang-undang Omnibus Law yang sangat tebal.

"Perkara bisnis Hotman sangat besar-besar, namun tetap tidak menyerah bekerja terus," tambahnya.

Hotman juga menyerukan masyarakat yang demo dan masih suka berkumpul untuk berhati-hati. Karena, menurutnya itu bisa memicu penyebaran corona, seperti yang terjadi di Amerika Serikat pasca sepekan demo kasus langsung meningkat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hotman paris Omnibus Law
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top