Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Turunnya Saham Agensi BTS Bikin Investor Cemas

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan harga saham agensi yang menaungi boyband BTS tersebut menunjukkan penurunan sejak pembukaan.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 19 Oktober 2020  |  10:50 WIB
Big Hit
Big Hit

Bisnis.com, JAKARTA - Anjloknya saham agensi K-pop Big Hit Entertainment Co. pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu membuat kecemasan di kalangan investor.

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan harga saham agensi yang menaungi boyband BTS tersebut menunjukkan penurunan sejak pembukaan. Harga saham Big Hit dibuka pada posisi 253.000 won atau turun 1,94 persen.

Penurunan tersebut pun terus berlanjut hingga penutupan pasar pada Jumat (16/10/2020). Saham Big Hit yang tercatat di Indeks Kospi terpantau anjlok 19,38 persen ke posisi 208.000 won per saham sehari setelah resmi melantai di bursa Korea Selatan.

Hal ini menimbulkan kekhawatiran investor individu atas penilaian saham yang berlebihan karena efek BTS.

Melansir The Korea Times, pada Kamis, investor asing dan institusional melakukan aksi jual besar-besaran saham Big Hit. Mereka menjual saham masing-masing senilai 42,2 miliar won dan 56,4 miliar won, sementara investor ritel membeli saham Big Hit senilai 265,3 miliar won pada hari yang sama.

Nasib saham Big Hit ini serupa dengan SK Biopharmacies dan Kakao Games. Kedua perusahaan tersebut juga melantai ke bursa, melaporkan pertumbuhan tak lama setelah pencatatan, tetapi sejak itu terus menurun karena penilaian yang berlebihan didukung oleh ekspektasi pra-IPO.

Tetapi penurunan harga saham Big Hit datang lebih cepat daripada dua perusahaan sebelumnya. Harga saham SK Biofarmasi mencapai titik tertinggi selama tiga hari setelah listing, dan Kakao Games juga mencapai batas tertinggi selama dua hari setelah go public bulan lalu.

Padai Jumat, kapitalisasi pasar Big Hit mencapai 6,78 triliun won, melampaui penilaian gabungan dari tiga label musik berpengaruh lainnya seperti SM Entertainment, YG Entertainment, dan JYP Entertainment.

Tetapi analis pasar tetap optimis atas pertumbuhan valuasi saham Big Hit karena bisnis fandom globalnya yang dipimpin oleh BTS.

Ahn Jin-ah, seorang analis di eBest Investment & Securities mengatakan tanda-tanda meredanya penyebaran virus corona akan memungkinkan artis-artis besar Big Hit untuk melanjutkan aktivitas mereka, sehingga laba bersih agensi tersebut diharapkan mencapai 100 miliar won pada 2021. "Kami memperkirakan nilai perusahaan target Bit Hit meningkat menjadi 7,16 triliun won," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham bts
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top