Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PrivyID Gratiskan Layanan dalam Sebulan

PrivyID juga memberikan tambahan bonus sebesar 50% dari kuota tanda tangan elektronik yang dibeli dalam periode 20 Oktober 2020 hingga 31 Oktober 2020, baik untuk para pengguna individu maupun korporasi. 
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 01 November 2020  |  17:14 WIB
PrivyID
PrivyID

Bisnis.com, JAKARTA -  Dalam rangka ulang tahunnya yang keempat di bulan Oktober ini, PrivyID meluncurkan Program Spesial #StrongerTogether, di mana PrivyID menggratiskan penggunaan layanan selama 30 hari pertama dengan cara mendaftar sebagai pengguna baru.

PrivyID juga memberikan tambahan bonus sebesar 50% dari kuota tanda tangan elektronik yang dibeli dalam periode 20 Oktober 2020 hingga 31 Oktober 2020, baik untuk para pengguna individu maupun korporasi. 

Program spesial #StrongerTogether ini dilatarbelakangi oleh adanya kebutuhan akan tanda tangan elektronik yang semakin meningkat, apalagi di tengah pandemi yang telah mengubah berbagai sendi kehidupan masyarakat.

“Program #StrongerTogether adalah wujud dari apresiasi kami terhadap para pelanggan yang mempercayakan kami sebagai mitra kerja mereka, juga bentuk upaya kami untuk membantu berputarnya roda perekonomian Indonesia yang tengah terimbas wabah COVID-19, serta untuk mendukung upaya pencegahan penyebaran wabah COVID-19 yang lebih luas, terutama dengan menghindari pertemuan tatap muka dalam aktivitas bisnis dan keperluan lainnya”, ujar Marshall Pribadi, CEO PrivyID dalam keterangan tertulisnya.

Marshall juga menjelaskan bahwa teknologi bisa menjadi solusi bagi tantangan-tantangan yang dihadapi para pelaku bisnis. Dengan tanda tangan elektronik, tanda tangan dokumen dapat dilakukan dari mana saja, kapan saja.

Terutama di masa pandemi ini, penggunaan tanda tangan elektronik meningkat pesat. Data penggunaan layanan PrivyID menunjukkan peningkatan jumlah pelaku bisnis yang menggunakan tanda tangan elektronik PrivyID sebesar sekitar 350%. Hal ini membuktikan bahwa kepercayaan masyarakat akan tanda tangan elektronik semakin meningkat dari waktu ke waktu. Hingga saat ini, PrivyID sudah digunakan oleh lebih dari 600 perusahaan dan 6.5 juta pelanggan di Indonesia.


Tentang PrivyID

PrivyID didirikan di Jakarta pada tahun 2016 dengan misi menghadirkan teknologi yang memberikan identitas tunggal yang terintegrasi secara universal di dunia digital bagi penggunanya. Sebagai perusahaan yang telah terdaftar dan diakui oleh pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan memperoleh sertifikasi ISO 27001:2013 tentang Manajemen Sistem Keamanan Informasi, PrivyID memiliki otoritas untuk menerima pendaftaran, memverifikasi, serta menerbitkan sertifikat elektronik dan tanda tangan elektronik bagi warga negara Indonesia.  Dipercaya oleh 6 dari 7 Bank Buku IV, Pemegang saham PrivyID antara lain adalah grup Telkom Indonesia, Bank Mandiri, Gunung Sewu Kencana, dan Mahanusa Capital. Sejak 2019 PrivyID telah lulus regulatory sandbox Bank Indonesia untuk aplikasi kartu kredit baru tanpa tatap muka dan tanda tangan basah, tercatat di Otoritas Jasa Keuangan sebagai penyelenggara e-KYC dan memiliki hak akses verifikasi NIK dan foto wajah ke basis data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri.


Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi:

Meidila Kania

Marketing Communication Manager

[email protected]

087881024764


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

layanan data aplikasi
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top