Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Masyarakat Indonesia Paling Percaya Diri Hadapi Penuaan

Berkaca dari hasil survei yang dilakukan Herblife Nutrition terhadap 500 orang di 11 negara Asia Pasifik, ditemukan bahwa hanya tiga dari 10 responden merasa yakin akan kemampuan mereka dapat menua dengan sehat.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 25 November 2020  |  21:23 WIB
Penuaan dini
Penuaan dini

Bisnis.com, JAKARTA – Banyak masyarakat yang merasa kekhawatiran terhadap penuaan, karena adanya masalah kesehatan dan peluang jatuh sakit saat sudah menua karena sistem kekebalan tubuh yang lebih rendah.

Berkaca dari hasil survei yang dilakukan Herblife Nutrition terhadap 500 orang di 11 negara Asia Pasifik, ditemukan bahwa hanya tiga dari 10 responden merasa yakin akan kemampuan mereka dapat menua dengan sehat.

Konsumen di Asia Tenggara umumnya lebih percaya diri dibandingkan di Asia Timur Laut. Kepercayaan diri masyarakat Indonesia terhadap kondisi kesehatan di saat tua paling besar yakni 61 persen.
Diikuti oleh Malaysia (44 persen) dan Filipina (43 persen). Di sisi lain, hanya 17 persen konsumen di Korea yang percaya diri bisa menua dengan sehat, diikuti Taiwan (17 persen), Hong Kong (13 persen) dan Jepang (9 persen).

Di kelompok responden dengan demografi yang berbeda, konsumen yang lebih muda seperti Generasi Z (31 persen) dan Milenial (32 persen) menunjukkan kepercayaan yang lebih besar pada kemampuan mereka untuk menua dengan sehat dibandingkan dengan Generasi X yang lebih tua (26 persen) dan Generasi Boom+ (24 persen).

Hasil survei tersebut juga menunjukkan bahwa responden asal Indonesia memiliki pandangan positif mengenai definisi menua dengan sehat. Sebanyak 63 persen menyatakan bahwa penuaan dengan sehat berarti tidak menderita penyakit tertentu di saat tua.

Sementara 58 persen responden juga mendefinisikan menua sehat dengan tidak menjadi beban bagi keluarga mereka. 49 persen juga menyatakan Tetap aktif dan tajam secara mentaladalah definisi menua dengan sehat.

Responden Indonesia memiliki beberapa perhatian terkait dengan penuaan yang akan mereka jalani. 39 persen menyatakan kekhawatiran utama dalam menjalani penuaan adalah menjadi lebih sering sakit seiring turunnya imunitas tubuh

Sementara itu, 19 persen responden juga mengkhawatirkan perubahan penampilan yang akan terjadi saat mereka menua, dan 15 persen lainnya menyatakan khawatir akan menjadi beban bagi keluarga saat mereka tua.

Senior Director & General Manager Herbalife Nutrition Indonesia, Andam Dewi mengatakan bahwa mayoritas responden di Indonesia memahami pentingnya penuaan yang sehat, dengan lebih dari delapan dari 10 konsumen (82 persen) telah mengambil langkah-langkah untuk membantu menua dengan sehat.

Misalnya, dengan memperbaiki asupan nutrisi (73 persen), melakukan lebih banyak olahraga reguler (63 persen), melakukan aktifitas yang menstimulus kesehatan mental (50 persen), mengkonsumsi suplemen yang mendorong kesehatan (46 persen), dan 42 persen lainnya mengaku telah melakukan pengecekan kesehatan lebih teratur.

Menurut Andam Dewi, sebagian besar responden Indonesia telah mempertimbangkan mengadopsi gaya hidup sehat agar dapat menua dengan lebih sehat.

Namun, dengan kekhawatiran akan penuaan yang di alami, pihaknya melihat adanya kebutuhan yang penting untuk membantu masyarakat memperkuat kepercayaan diri dengan mengambil tindakan yang tepat.

“Kami percaya bahwa dengan berbagi edukasi dan informasi tentang penerapan kebiasaan hidup sehat yang benar dan aktivitas fisik yang sesuai, kami dapat membantu orang menemukan jalan yang benar menuju penuaan yang sehat,” ujarnya, dalam e-Wellness Tour terkait hasil survei “Herbalife Nutrition Asia Pacific Healthy Aging Survey 2020”, Rabu (25/11/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kecantikan penuaan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top