Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lawan Covid-19 dengan Makanan Ini!

Pakar medis Dr Geeta Maker-Clark agar sistem kekebalan berfungsi pada tingkat optimal, tubuh membutuhkan nutrisi yang cukup. Selama infeksi akut (jenis apa pun), respons stres tubuh menghasilkan perubahan metabolik untuk melawan penyerang.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 26 November 2020  |  15:05 WIB
suasana di salah satu super market di Jakarta, Rabu (9/9/2020). Bisnis - Abdullah Azzam
suasana di salah satu super market di Jakarta, Rabu (9/9/2020). Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Memperkuat sistem kekebalan tubuh saat ini menjadi salah satu langkah efektif untuk mencegah virus corona (Covid-19). 

Pakar medis Dr Geeta Maker-Clark agar sistem kekebalan berfungsi pada tingkat optimal, tubuh membutuhkan nutrisi yang cukup. Selama infeksi akut (jenis apa pun), respons stres tubuh menghasilkan perubahan metabolik untuk melawan penyerang.

"Ini menciptakan kebutuhan nutrisi yang lebih tinggi," jelas Dr Maker-Clark seperti dilansir dari Express UK, Kamis (26/11/2020Z).

Dia menerangkan gizi yang buruk menyebabkan gangguan fungsi kekebalan, yang dapat dibalik dengan menipisnya nutrisi. Dia percaya ada peran besar untuk penggunaan klinis makanan sebagai obat. 

Maker-Clark menyebut kondisi peradangan dapat dibantu dengan meningkatkan konsumsi makanan segar dan mengurangi asupan gula rafinasi dan makanan olahan. "Saya melihat peningkatan substansial dan signifikan dengan penambahan buah-buahan dan sayuran segar ke dalam makanan. Bahkan dalam penyakit kronis yang tak kunjung sembuh yang sebelumnya tidak dapat diatasi dengan intervensi farmasi, yang sangat bermanfaat untuk disaksikan," tuturnya.

Maker-Clark mendesak sangat penting bagi kita semua untuk memperhatikan pola makan dan status gizi kita karena pandemi terus merajalela. Dia menyarankan makan makanan yang mengandung vitamin C tingkat tinggi, seperti brokoli, paprika, kubis Brussel, pepaya, dan buah sitrus.

"Buah dan sayuran ini menyediakan vitamin C dosis harian yang dapat membantu sistem kekebalan tubuh. Vitamin bekerja dalam tim. Sistem kekebalan yang kompleks dan terintegrasi membutuhkan vitamin A, C, D, E, B6 dan B12, folat, seng, besi, tembaga, dan selenium untuk beberapa nama," tambahnya.

Bersama-sama, katanya nutrisi ini memainkan peran sinergis di setiap tahap respons imun. 

National Institutes of Health (NIH) mengungkapkan untuk mendapat vitamain A, bisa dengan mengonsumsi sayuran berdaun hijau, wortel, blewah, labu, ubi.

"Sangat sedikit makanan yang secara alami mengandung vitamin D. Oleh karena itu, disarankan untuk mengonsumsi makanan yang diperkaya dengan vitamin D," tambahnya.

Selain itu, NHS merekomendasikan setiap orang perlu mengonsumsi suplemen vitamin D harian antara bulan Oktober dan Maret. Ini karena sebagian besar vitamin D disintesis saat sinar matahari mendarat di kulit. Namun, selama akhir musim gugur dan musim dingin, ada lebih sedikit sinar matahari setiap hari dan lebih banyak orang berada di dalam ruangan dan tertutup.

Untuk vitamin E, NIH mengatakan Anda bisa didaptakan dari almond, hazelnut, kacang tanah, bayam, dan minyak bunga matahari. Lantas bagaimana sisanya? "Nutrisi ini diterima tubuh melalui makanan utuh, terutama buah-buahan dan sayuran," kata Maker-Clark.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makanan Virus Corona
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top