Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Masalah Gizi Seimbang Anak Masih Jadi Persoalan Serius

27 persen balita pergi ke sekolah dengan perut kosong karena tidak makan hingga siang hari bahkan di daerah lainnya mencapai 40-50 persen.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 31 Desember 2020  |  11:03 WIB
stunting
stunting

Bisnis.com, JAKARTA – Menjaga gizi seimbang bagi tumbuh kembang anak merupakan hal yang sangat penting. Namun sayang di Indonesia sendiri, permasalahan gizi masih menjadi hal yang perlu mendapatkan perhatian.

Berdasarkan Indeks Kelaparan Global 2019, Indonesia masih mengalami masalah kelaparan yang serius dan faktanya 1 dari 3 balita di Indonesia mengalami stunting. Selain itu, hasil survei Foodbank of Indonesia pada Agustus 2020 di 14 titik menunjukkan bahwa 27 persen balita pergi ke sekolah dengan perut kosong karena tidak makan hingga siang hari bahkan di daerah lainnya mencapai 40-50 persen.

Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor misalnya saja kebiasaan jajan sembarangan yang menjadi bagian dari gaya hidup, sehingga kebutuhan gizi seimbang anak menjadi tidak tercukupi

Deputi Menteri PPA Tumbuh Kembang Anak PPPA, Lenny N Rosalin mengatakan bahwa status gizi anak dan balita sangat ditentukan oleh asupan makanan yang diberikan oleh ibu.

“Jika anak kita sehat dan hak-haknya terpenuhi maka akan menjadi anak yang hebat dan diharapkan menjadi sumber daya manusia terbaik untuk Indonesia dan pastinya hal ini tidak luput dari peran ibu,” ujarnya, dalam keterangan yang diterima Bisnis, Kamis (31/12/2020).

Untuk mengatasi isu gizi dan juga menunjukkan peran besar bunda bagi ketahanan pangan keluarga, Foodbank of Indonesia (FOI) menyelenggarakan penghargaan Anugerah Bunda Teladan secara virtual sekaligus menutup kampanye “Aksi 1000 Bunda untuk Indonesia” tahap 1 tahun 2020.

Kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi bagi 3.298 bunda dan yanda relawan yang selama ini telah bergerak membuka akses pangan bagi 20.696 balita untuk merdeka dari rasa lapar khususnya di masa pandemi ini.

Terdapat 3 kategori penghargaan yaitu Bunda Teladan, Bunda Menginspirasi, dan Lembaga Teraktif yang dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari para pakar yaitu Dr Ira Paramastri MSi Dosen Psikologi UGM, Danang Sasongko Direktur PAUD Institute, dan Prof Dr Ir Ahmad Sulaeman MS, PhD Guru Besar Bidang Keamanan Pangan dan Gizi IPB.

Hendro Utomo, Founder FOI mengatakan bahwa Anugerah Bunda Teladan 2020 ini menjadi cara untuk mengapresiasi kontribusi terbaik yang telah diberikan oleh relawan, bunda dan yanda serta menunjukkan peran penting seorang ibu bagi ketahanan pangan keluarga.

“Seorang ibu memiliki peran-peran seperti pemegang keputusan pangan, produksi pangan dan penentu pola konsumsi pangan,” tuturnya

Jenis penghargaan dibagi menjadi tiga kategori, yaitu : Bunda Menginspirasi, Bunda Teladan, dan Lembaga Teraktif.

Bunda Menginspirasi adalah penghargaan untuk para bunda yang mencalonkan dirinya langsung sebagai nominasi dengan ketentuan yang telah diberikan. Sedangkan Bunda Teladan adalah penghargaan yang nominasinya telah ditentukan oleh Foodbank of Indonesia pusat berdasarkan keaktifan dan pergerakannya selama ini serta lembaga teraktif bagi lembaga-lembaga yang bergabung dengan FOI dan berani mencalonkan dirinya dengan mengikuti ketentuan yang ada.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gizi stunting
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top