Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Tiga Masker yang Dianjurkan Kemenkes untuk Menekan Penyebaran Covid-19

Masker N95 merupakan masker dengan standar tinggi karena dipakai petugas kesehatan yang langsung berhadapan dengan virus di laboratorium.
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 28 Januari 2021  |  13:29 WIB
Dua orang anak menggunakan masker pelindung wajah saat bermain di depan mural bertema Covid-19 di Jakarta, Senin (27/7/2020). - Antara\\n\\n
Dua orang anak menggunakan masker pelindung wajah saat bermain di depan mural bertema Covid-19 di Jakarta, Senin (27/7/2020). - Antara\\n\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Masker menjadi faktor utama dalam menekan penyebaran virus Corona yang paling ampuh. Tapi tidak semua masker bisa dipakai karena harus diperhatikan tingkat kerapatan pori-pori dan waktu pemakaian masker.

Kementerian Kesehatan menganjurkan ada 3 jenis masker yang bisa dipakai oleh masyarakat agar terhindar dari Covid-19, yakni masker N95, masker bedah, dan masker kain.

Masker N95 merupakan masker dengan standar tinggi karena dipakai petugas kesehatan yang langsung berhadapan dengan virus di laboratorium. Kemudian masker bedah yang biasa dipakai tenaga medis

Masker kain yang banyak dipakai masyarakat tidak boleh sembarangan seperti masker scuba dan buff karena terlalu tipis dan tingkat kerapatan pori-pori yang kurang. Penggunaan masker kain juga sebaiknya dua lapis.

Lapisan kain bagian dalam masker dapat menyerap cairan dari mulut kita. Gunakan masker kain selama maksimal 3 jam setelah itu ganti dengan masker yang bersih.

Jadi, jangan sampai lupa untuk membawa masker cadangan jika memakai masker kain karena harus diganti setelah digunakan selama 3 jam. Selain itu, tetap terapkan protokol kesehatan yang lain seperti mencuci tangan dengan sabun serta air mengalir dan menjaga jarak.

Berikut empat tingkatan risiko penularan Covid-19 apabila seseorang memakai masker:

Pertama, apabila seseorang yang membawa virus tidak menggunakan masker dan melakukan kontak dekat dengan orang rentan maka kemungkinan penularan mencapai 100 persen.

Kedua, orang yang sakit pakai masker, sementara kelompok rentan tidak memakai masker maka potensi penularan mencapai 70 persen.

Ketiga, orang sakit pakai masker, sementara orang sehat tidak pakai masker maka tingkat penularannya hanya 5 persen. Keempat, jika keduanya pakai masker, maka potensi penularan hanya 1,5 persen.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top