Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hari Peduli Sampah Nasional, Aktivis Soroti Galon Air Sekali Pakai

Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional, aktivis lingkungan menyoroti peredaran galon sekali pakai yang saat ini marak di masyarakat.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 22 Februari 2021  |  09:15 WIB
Aktivis Lingkungan Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional yang jatuh pada Minggu (21/2 - 2021).
Aktivis Lingkungan Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional yang jatuh pada Minggu (21/2 - 2021).

Bisnis.com, JAKARTA - Hari Peduli Sampah Nasional yang jatuh pada Minggu (21/2/2021). Selain soal pengelolaan sampah yang tak kunjung usai, aktivis lingkungan juga menyoroti peredaran galon sekali pakai yang saat ini marak di masyarakat.

Aktivis pecinta lingkungan Ummi Tuti Asmawi menilai pemerintah tidak tegas dalam menjalankan program pengurangan sampah plastik di tanah air. Menurutnya, ada dualisme kebijakan sehingga menyulitkan pegiat lingkungan untuk berkampanye di tengah warga.

"Di satu sisi membatasi sampah plastik, di sisi lain BPOM mengizinkan produk menggunakan bahan plastik besar, seperti galon sekali pakai,” ujarnya seperti dikutip dalam siaran pers, Senin (22/2/2021).

Ummi yang juga merupakan koordinator Bank Sampah Universitas Budi Luhur Jakarta mengungkap potensi bahaya dari peredaran galon sekali pakai.

Padahal, masyarakat sudah melaksanakan gaya hidup minim sampah dengan membeli dan menggunakan galon air isi ulang.

“Galon sekali pakai bisa berpotensi menambah tumpukan sampah plastik. Dengan ukuran botol saja, bisa mencemari laut. Bisa dibayangkan lima tahun galon air akan menjadi sampah di lautan,” ucapnya.

Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional, Ummi bersama relawan bank sampah Universitas Budi Luhur Jakarta, membuat replika monumen nasional dari berbagai macam sampah plastik.

Dia meminta masyarakat untuk mengurangi penggunaan sampah plastik, terutama yang sebenarnya bisa menggunakan galon air isi ulang.

“Stop penambahan sampah plastik, stop peradaban galon sekali pakai. Jika warga DKI tidak mulai dari sekarang untuk pilah sampah dari rumah dan tetap membuang sampah sembarangan, Monas yang tingginya menjulang akan tertutup oleh sampah-sampah yang kita buang sembarangan," pungkasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sampah
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top