Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tim Peneliti Identifikasi Obat Jantung Ini Potensial untuk Obat Covid-19

Obat bepridil, yang menggunakan nama dagang Vascor, saat ini disetujui oleh Food and Drug Administration (FDA) AS untuk mengobati angina, kondisi masalah jantung.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 23 Februari 2021  |  11:33 WIB
Obat-obatan - boldsky.com
Obat-obatan - boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA - Obat jantung dengan kandungan bedipril, menunjukkan efektivitas yang signifikan dalam mencegah masuknya SARS-CoV-2 ke dalam sel manusia, menurut sebuah studi baru oleh tim peneliti dari Texas A&M University dan The University of Texas Medical Branch (UTMB).

Obat bepridil, yang menggunakan nama dagang Vascor, saat ini disetujui oleh Food and Drug Administration (FDA) AS untuk mengobati angina, kondisi masalah jantung.

Pemimpin tim adalah profesor Fakultas Sains Wenshe Ray Liu, profesor dan pemegang Ketua Gradipore di Departemen Kimia di Texas A&M, dan Chien-Te Kent Tseng, profesor dan direktur Laboratorium SARS / MERS / COVID-19 di UTMB . Liu juga memegang posisi fakultas bersama di perguruan tinggi kedokteran dan pertanian dan ilmu kehidupan Texas A & M.

"Hanya satu obat yang tersedia saat ini, Remdesivir, untuk memberikan manfaat terbatas pada pasien COVID-19, dan virus dapat dengan mudah menghindarinya," kata Liu dilansir dari Medical Express.

"Menemukan obat alternatif sangat penting. Tim kami memeriksa lebih dari 30 obat yang disetujui FDA / European Medicines Agency untuk kemampuannya menghambat masuknya SARS-COV-2 ke dalam sel manusia. Studi ini menemukan bahwa bepridil menawarkan potensi paling besar untuk pengobatan COVID-19. Sebagai hasilnya, kami menganjurkan pertimbangan serius untuk menggunakan bepridil dalam uji klinis terkait SARS-CoV-2. " paparnya.

Studi Texas A & M-UTMB sekarang tersedia di situs web Prosiding National Academy of Sciences (PNAS) yang ditinjau sejawat dan dijadwalkan untuk publikasi cetak pada 9 Maret.

Tim tersebut, yang terdiri dari enam peneliti lain dari Texas A&M dan empat dari UTMB, sekarang berencana untuk melanjutkan penelitian mereka ke model hewan dengan potensi untuk uji klinis.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

obat Covid-19
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top