Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mercy Classic Makin Memikat, Ini Aktivitas Klubnya

Mobil klasik milik brand asal Jerman, Mercedes-Benz masih sangat memikat dan menjadi incaran banyak pihak karena mampu memberikan kesan antik sekaligus mewah bagi yang menungganginya.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 04 Maret 2021  |  12:12 WIB
Mereka juga aktif menggelar Sunday On The Road sebagai kopdar bulanan bersama anggota.  - MCCI
Mereka juga aktif menggelar Sunday On The Road sebagai kopdar bulanan bersama anggota. - MCCI

Bisnis.com, JAKARTA - Mobil klasik milik brand asal Jerman, Mercedes-Benz masih sangat memikat dan menjadi incaran banyak pihak karena mampu memberikan kesan antik sekaligus mewah bagi yang menungganginya. 

Meski harus merogoh kocek dalam untuk membeli maupun merawatnya, tetapi jika sudah hobi maka tidak menjadi masalah. Pasalnya, sebagai brand mobil mewah, orisinalitas menjadi sesuatu yang wajib untuk selalu dijaga, baik dari segi sparepart maupun interior dan eksterior. 

Untuk mendapatkan komponen yang ori serta perawatan yang baik tentu tidak mudah dan juga tidak murah, perlu mencari bengkel yang tepat untuk menggarapnya.

Di sinilah peran komunitas untuk membantu para pemilik kendaraan mendapatkan rekomendasi bengkel yang tepat sehingga orisinalitas mobil tetap terjaga dan berfungsi seperti aslinya sehingga kendaraan klasik tersebut dapat tetap digunakan dan bukan hanya sekadar pajangan.

Komunitas yang khusus menaungi para pemilik mobil klasik Mercedes Benz, terutama untuk Mercy lansiran 1977 ke bawah adalah Mercedes-Benz Classic Club Indonesia. Komunitas yang didirikan pada 27 Agustus 1999 dan telah diresmikan pada 2010 ini memiliki lebih dari 1.000 anggota yang tersebar dalam beberapa chapter di sejumlah kota di Indonesia.

Presiden Mercedes-Benz Classic Club Indonesia Qodri Siregar mengatakan bahwa saat ini pihaknya terus terbuka bagi siapa pun pemilik Mercy keluaran 1977 ke bawah untuk bergabung bersama MCCI, dan tidak ada biaya yang dipungut bagi siapapun yang ingin bergabung.

Saat ini, sebagian besar anggota MCCI merupakan pemilik Mercy tahun 70-an. Namun, tidak sedikit pula yang memiliki Mercy keluaran tahun 30-an, 40-an, 50-an, dan 60-an.

“Keuntungan menjadi anggota CBCI, selain networking, kami juga bekerjasama dengan sejumlah bengkel khusus Mercy klasik, dan para anggota bisa mendapatkan diskon khusus. Juga banyak informasi yang didapatkan mengenai cara perawatan mobil klasik,” tuturnya.

Di samping itu, MCCI juga rutin mengatakan touring yaitu short touring dan grand touring. Paling jauh ketika itu, MCCI pernah melakukan touring hingga ke 0 km Aceh bersama dengan Perhimpunan Mobil Kuno Indonesia.

Selain itu, mereka juga aktif menggelar Sunday On The Road sebagai kopdar bulanan bersama anggota, termasuk mengadakan baksos, serta even besar yang rencananya dalam periode kepemimpinannya, Qodri akan membuat even pameran klasik.

Menurutnya, meski biaya perawatan mobil klasik terbilang cukup mahal tetapi ketika sang pemilik dapat merawatnya dengan baik dan benar-benar menjaga orisinalitasnya baik dari sisi interior, eksterior maupun mesin, maka mobil tersebut bisa menjadi investasi yang dapat dijual kembali dengan harga tinggi.

Qadri mencontohkan mobil klasik Mercy Pagoda 1965 yang saat ini harga jualnya mencapai Rp2,5 miliar. Bahkan untuk mobil Mercedes-Benz 300 SL Gullwing keluaran 1954 milik Presiden ketiga Indonesia, alm BJ Habibie tembus di angka Rp30 miliar.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Klasik mercy mobil antik
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top