Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Orangutan dan Bonobo di AS Disuntik Vaksin Covid-19 Eksperimental

Dilaporkan oleh National Geographics, kebun binatang menghubungi Zoetis setelah beberapa gorila di taman safari mereka dinyatakan positif Covid-19 pada Januari lalu. Kemudian, perusahaan menanggapi dengan memberikan sedikit pasokan vaksin mereka.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 05 Maret 2021  |  12:07 WIB
Orangutan dan Bonobo di AS Disuntik Vaksin Covid-19 Eksperimental
Orangutan - bbc.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Sembilan kera besar di San Diego Zoo, Amerika Serikat adalah primata non-manusia pertama yang telah menerima vaksin Covid-19 eksperimental. Empat orangutan dan lima bonobo masing-masing menerima dua dosis vaksin yang dikembangkan perusahaan farmasi hewan Zoetis.

Dilaporkan oleh National Geographics, kebun binatang menghubungi Zoetis setelah beberapa gorila di taman safari mereka dinyatakan positif Covid-19 pada Januari lalu. Kemudian, perusahaan menanggapi dengan memberikan sedikit pasokan vaksin mereka.

Nadine Lamberski, kepala konservasi dan petugas kesehatan satwa liar di San Diego Zoo Wildlife Alliance mengatakan ini adalah proses yang tidak biasa. “Saya belum memiliki akses ke vaksin eksperimental sedini ini dan belum memiliki keinginan besar untuk menggunakanya,” katanya kepada NatGeo.

Sementara menurut laporan The New York Times, satu gorila juga dijadwalkan menerima vaksinasi di kebun binatang, tapi karena banyak gorila di sana yang dinyatakan positif serta pulih dari Covid-19, mereka menjadi prioritas yang lebih rendah untuk divaksin.

Namun demikian, Zoetis berencana untuk memberikan lebih banyak vaksin ke San Diego Zoo dan kebun binatang lainnya juga, begitu perusahaan memiliki persediaan vaksin dalam jumlah yang lebih besar.

Zoetis awalnya mengembangkan vaksin Covid-19 untuk digunakan pada anjing dan kucing, tetapi kemudian beralih mempelajari vaksin untuk cerpelai setelah wabah besar terjadi di peternakan cerpelai di berbagai negara tahun lalu.

Vaksin saat ini masih eksperimental – belum disetujui untuk digunakan oleh lembaga berwenang – tetapi perusahaan sedang dalam pembicaraan bersama Departemen Pertanian Amerika Serikat untuk persetujuan vaksin corona cerpelai.

Vaksin Zoetis mirip dengan vaksin Novavax Covid-19 untuk manusia, yang memberikan versi modifikasi dari protein lonjakan virus corona. Tidak jarang vaksin yang dikembangkan uuntuk satu spesies hewan bisa digunakan untuk spesies lainnya.

Live Science, melaporkan sebelumnya bahwa anggota spesies hewan lain termasuk musang kaki hitam yang terancam punah juga menerima vaksin Covid-19 eksperimental yang berbeda di Colorado, pada tahun lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

orangutan Virus Corona Vaksin Covid-19
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top