Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Peran Pemimpin Perempuan dalam Dunia Bisnis Masih Stagnan

Peran pemimpin perempuan dalam bisnis masih terbilang stagnan. Untuk itu, dibutuhkan dukungan bagi para perempuan agar dapat memulai bisnis, menjadi pemimpin, serta membangun dampak sosial dan lingkungan positif melalui usaha mereka.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 17 Maret 2021  |  17:29 WIB
Ilustrasi - medium.com
Ilustrasi - medium.com

Bisnis.com, JAKARTA - Peran perempuan sangat penting bagi pemulihan perekonomian yang saat ini terpuruk akibat pandemi Covid- 19, terutama di bidang usaha. Terlebih saat ini telah terjadi peningkatan terhadap peran pemimpin perempuan dalam bisnis.

Namun, peran pemimpin perempuan dalam bisnis masih terbilang stagnan. Untuk itu, dibutuhkan dukungan bagi para perempuan agar dapat memulai bisnis, menjadi pemimpin, serta membangun dampak sosial dan lingkungan positif melalui usaha mereka.

Dukungan tersebut dapat diberikan dalam bentuk program pemberdayaan perempuan yang dapat membantu mereka beradaptasi hingga mampu menjadi pemimpin dan pembawa perubahan bagi lingkungannya. Salah satunya, program bertajuk Stellar Women Entrepreneurship Academy.

Program yang digelar Danone Indonesia berkolaborasi dengan komunitas Stellar Women ini diharapkan dapat membantu memberikan dukungan terhadap perempuan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM), serta meningkatkan kemampuan perempuan dalam berbisnis yang ramah lingkungan dan menjadi pemimpin di lingkungannya.

Vice President General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto menyatakan, bahwa perempuan memiliki peranan besar di masyarakat, mulai dari menjaga kesehatan anak dan keluarga, hingga berkarya melalui pekerjaan atau usahanya.

“Melalui visi One Planet, One Health, Danone Indonesia berkomitmen untuk membawa kesehatan ke sebanyak mungkin masyarakat, termasuk melalui pengembangan sumber daya manusia dan pemberdayaan perempuan,” ujarnya.

Head of Programmes UN Women Indonesia, Dwi Yuliawati Faiz, menyambut baik inisiatif dari Danone di Indonesia ini yang memfasilitasi lahirnya perempuan-perempuan pemimpin di dunia usaha.

“Harus diakui bahwa kepemimpinan perempuan di dunia usaha, bahkan sebelum pandemi, masih memiliki tantangan, oleh karena itu kami menyambut baik program ini,” tuturnya.

Lebih jauh Dwi Yuliawati Faiz juga menjelaskan bahwa hasil kajian dari UN Secretary-General's High Level Panel dalam Women's Economic Empowerment menunjukkan bahwa memposisikan perempuan dalam posisi pemimpin dapat memberikan kontribusi yang positif bagi dunia usaha.

Program ‘Stellar Women Entrepreneurship Academy’ akan dimulai pada bulan Maret 2021, seiring dengan peringatan Hari Perempuan Sedunia yang diperingati setiap tanggal 8 Maret.

Dirancang untuk 50 perempuan Indonesia pelaku UKM terpilih, program ‘Stellar Women Entrepreneurship Academy’ berusaha untuk melahirkan kaum perempuan dengan kepemimpinan yang mumpuni dan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sosialnya.

Founder Stellar Women, Samira Shihab menjelaskan bahwa Stellar Women Entrepreneurship Academy’ akan terdiri dari beragam sesi kelas online yang akan berisi materi tentang product development, sales, branding, marketing, leadership, dan self-confidence.

“Sesi kelas online tersebut akan menyajikan beragam contoh kasus yang meliputi permasalahan, solusi, impact, dan takeaways-nya,” jelasnya.

Beberapa tokoh perempuan yang akan dilibatkan dalam program ‘Stellar Women Entrepreneurship Academy’ ini antara lain adalah Pendiri Narasi TV Najwa Shihab, CEO Burgreens Helga Angelina, Founder, CEO Sayurbox Amanda Cole, Co Founder Wecare.id Mesty Ariotedjo, CEO Sintesa Group Shinta Kamdani, VP Marketing Danone SN Indonesia Sri Widowati dan masih banyak sosok-sosok perempuan sukses di bidangnya masing-masing yang akan berlaku sebagai pembicara.

Berdasarkan riset yang dilakukan oleh IBCWE bersama dengan UN Women dan IGCN pada tahun 2018, dari 50 perusahaan top Indonesia hanya 28 persen perusahaan yang memiliki perempuan di jajaran direksi.

“Kami melihat porsi peran pemimpin perempuan dalam bisnis masih terbilang stagnan dalam beberapa tahun terakhir. Pentingnya kesadaran akan potensi perempuan secara utuh dan penuh, yang dapat digunakan untuk memimpin dan menjalankan bisnis sangatlah penting,” ujar Executive Director Indonesia Business Coalition for Women Empowerment (IBCWE), Maya Juwita.

Perempuan pelaku UKM di Indonesia yang berminat untuk mengikuti program ‘Stellar Women Entrepreneurship Academy’ ini dapat mengajukan pendaftaran di bit.ly/stellar-academy ditunggu paling lambat hingga 18 Maret 2021.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perempuan
Editor : Dewi Andriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top