Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cegah Risiko Darah Tinggi, Kurangi Konsumsi Makanan Ini

Mekanisme ini dapat meningkatkan risiko penyakit peredaran darah yang serius dari waktu ke waktu. Maka penting bagi untuk mengurangi pemicu tekanan darah tinggi. Kunci dari upaya pencegahan adalah mengurangi makanan tertentu.
Janlika Putri Indah Sari
Janlika Putri Indah Sari - Bisnis.com 31 Maret 2021  |  10:44 WIB
Hipertensi.  - Bisnis.com
Hipertensi. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA — Tekanan darah tinggi atau yang lebih populer sebagai hipertensi berkaitan erat dengan kesehatan jantung sehingga penting untuk mencegahnya.

Melansir dari express , darah tinggi berarti tekanan darah secara konsisten terlalu tinggi , itu berarti jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Mekanisme ini dapat meningkatkan risiko penyakit peredaran darah yang serius dari waktu ke waktu. Maka penting bagi untuk mengurangi pemicu tekanan darah tinggi. Kunci dari upaya pencegahan adalah mengurangi makanan tertentu.

Menurut badan kesehatan Cleveland Clinic, kurangi porsi makanan berikut:
-Mentega dan margarin
-Saus salad biasa
-Daging berlemak
-Produk susu murni
-Gorengan
-Camilan asin
-Sup kalengan
-Makanan cepat saji
-Daging deli

Banyak dari makanan di atas memiliki kandungan garam yang tinggi , itu dapat menyebabkan tekanan darah meningkat.
Diet tinggi garam mengganggu keseimbangan natrium alami dalam tubuh. Seperti yang dijelaskan Action on Salt, yaitu badan riset yang berbasis di Queen Mary University of London, garam dapat menyebabkan retensi cairan sehingga meningkatkan tekanan yang diberikan oleh darah terhadap dinding pembuluh darah.

“Mengurangi garam adalah salah satu cara tercepat untuk menurunkan tekanan darah , terutama jika sudah memiliki tekanan darah tinggi, “ kata badan riset tersebut.

Bahkan, jumlah harian garam yang direkomendasikan di Inggris tidak lebih dari enam gram sehari. Asupan garam rata-rata saat ini adalah sekitar delapan gram garam perhari, meski banyak orang yang makan lebih dari ini.

National Health Service (NHS) mengatakan di Inggris, label pada makanan kemasan harus menyebutkan berapa banyak garam yang dikandungnya.

"Perhatikan kandungan garam dalam makanan sehari-hari yang Anda beli, dan pilih opsi rendah garam," saran NHS.

Melakukan Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) dapat membantu Anda menjaga tekanan darah tinggi.

"Diet DASH adalah pendekatan seumur hidup untuk makan sehat yang dirancang untuk membantu mengobati atau mencegah tekanan darah tinggi (hipertensi)," jelas Mayo Clinic.

Bagi kesehatan tubuh diet DASH mendorong untuk mengurangi natrium dalam makanan, dan menggantinya dengan mengonsumsi berbagai makanan kaya nutrisi yang membantu menurunkan tekanan darah, seperti kalium, kalsium, dan magnesium.

"Dengan mengikuti diet DASH, Anda mungkin dapat menurunkan tekanan darah Anda beberapa poin hanya dalam dua minggu," tambah Mayo Clinic.

Diet DASH menekankan banyak biji-bijian, buah-buahan, sayuran, dan produk susu rendah lemak. Ini juga termasuk beberapa ikan, unggas dan polong-polongan, dan sejumlah kacang-kacangan dan biji-bijian beberapa kali seminggu.

Menurut Mayo Clinic, Anda bisa makan daging merah, permen dan lemak dalam jumlah sedikit.Selain memperbaiki pola makan Anda, latihan fisik secara teratur dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makanan darah tinggi
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top