Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kenapa Harus Disuntik Vaksin Virus Corona Dua Dosis?

Vaksin virus corona dosis pertama setidaknya melindungi secara sebagian, akan lebih baik bila mendapatkan vaksin dosis kedua juga.
Hanafi Nurmahdi
Hanafi Nurmahdi - Bisnis.com 05 April 2021  |  15:52 WIB
Petugas Kesehatan menyuntikan vaksin Covid-19 kepada seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Gelanggang Olahraga Remaja Pekanbaru, Riau, Senin (1/3/2021). - Antara
Petugas Kesehatan menyuntikan vaksin Covid-19 kepada seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Gelanggang Olahraga Remaja Pekanbaru, Riau, Senin (1/3/2021). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Sudah seharusnya orang yang telah melakukan vaksinasi dengan varian Pfizer dan Moderna wajib ikut dalam vaksinasi dosis kedua.

Orang yang mendapatkan suntikan vaksin virus corona (Covid-19), biasanya akan mengalami efek samping seperti sakit kepala, demam, dan kedinginan. Tenaga kesehatan menilai jika orang hanya mendapatkan sekali  suntikan vaksin, maka tidak melindungi secara utuh.

Anne Liu, seorang dokter penyakit menular di Universitas Stanford mengatakan vaksin dosis pertama setidaknya melindungi secara sebagian. “Kami tidak tahu apa yang akan terjadi setelahnya, maka dari itu kita memang perlu untuk melakukan vaksinasi dosis kedua,” ungkapnya seperti dikutip dari woodtv.com, Senin (5/4/2021).

Varian vaksin Pfizer dan Moderna memiliki efek samping lebih banyak dibandingkan dengan vaksin lain. Namun, vaksin ini sangat efektif. Efek samping hanya berlangsung dalam jangka pendek. Liu juga menjelaskan bahwa dirinya belum melihat banyak varian vaksin lain yang memiliki dosis tunggal.

Efek samping dari varian tersebut cenderung diderita oleh wanita dan orang dengan usia muda. Karena mereka cenderung memiliki kekebalan tubuh yang kuat serta respon yang kuat terhadap efek samping vaksin tersebut.

Seperti yang dilansir dari woodtv.com, baik vaksin Pfizer dan Moderna efektif mencegah penularan virus covid-19 sekitar 95 persen.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Vaksin Virus Corona Vaksin Covid-19
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top