Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penyintas Covid-19 Tak Perlu Tunggu 3 Bulan untuk Vaksin?

Surat dari Kemenkes yang menyatakan bahwa sudah tidak ada lagi screening bagi penyintas covid-19 yang artinya mereka sudah tidak perlu menunggu hingga 3 bulan lagi untuk mendapatkan vaksin covid-19.
Luke Andaresta
Luke Andaresta - Bisnis.com 13 April 2021  |  07:26 WIB
Ilustrasi petugas kesehatan mempersiapkan vaksin Covid-19. - Antara
Ilustrasi petugas kesehatan mempersiapkan vaksin Covid-19. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA- Di Indonesia, para penyintas atau orang yang sudah sembuh dari covid-19 perlu menunggu hingga 3 bulan terhitung sejak terkonfirmasi covid-19 untuk mendapatkan vaksin. Hal ini disebabkan penyintas covid-19 bukanlah termasuk prioritas yang perlu mendapatkan vaksin karena tubuhnya telah membangun antibodi selama terinfeksi virus covid-19.

Namun, baru-baru ini, muncul surat dari Kemenkes yang menyatakan bahwa sudah tidak ada lagi screening bagi penyintas covid-19 yang artinya mereka sudah tidak perlu menunggu hingga 3 bulan lagi untuk mendapatkan vaksin covid-19.

Aturan yang terdahulu tertuang dalam Surat Edaran Kemenkes No. HK.02.02/II/368/2021 dan diubah ke dalam Surat Edaran Kemenkes No. SR.02.06/II/850/2021.

Melalui unggahan di instagramnya, Dokter Adam Prabata mengungkapkan bahwa hingga saat ini tidak ada jarak waktu minimal antara seseorang terinfeksi dan boleh mendapatkan vaksin covid-19.

“Penundaan minimal 90 hari dianjurkan bagi pasien covid-19 yang mendapatkan terapi antibodi pasif antara lain mendapatkan terapi plasma konvalesen dan mendapatkan terapi antibodi monoklonal,” tulis Adam yang dikutip Bisnis, Selasa (13/4).

Sehingga Adam menyimpulkan bahwa orang yang sudah pernah terkena covid-19 boleh mendapatkan vaksin covid-19 bila sudah dinyatakan sembuh atau selesai isolasi tanpa perlu menunggu 3 bulan.

Selain itu, perlu ada pertimbangan untuk penundaan vaksin covid-19 hingga 90 hari bagi yang mendapatkan terapi plasma konvalesen atau antibodi monoklonal selama terkena covid-19.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 Vaksin Covid-19
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top