Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sederet Manfaat Puasa Ramadan Bagi Anak-anak versi Dokter

Puasa memang istimewa. Puasa juga membawa beragam manfaat, termasuk bagi anak-anak yang sedang belajar beribadah di bulan Ramadan.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 27 April 2021  |  10:08 WIB
Anak-anak.  - Unicef
Anak-anak. - Unicef

Bisnis.com, JAKARTA - Puasa memang istimewa. Puasa juga membawa beragam manfaat, termasuk bagi anak-anak yang sedang belajar beribadah di bulan Ramadan.

Desy Dewi Saraswati, Dokter Spesialis Anak dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), mengatakan puasa bermanfaat untuk anak yang sedang belajar beribadah di bulan Ramadan, seperti mengajarkan hidup disiplin melalui pola makan yang terjadwal sehingga tubuh akan lebih sehat.

"Tubuh anak menjadi lebih sehat, jadwal makan terjadwal, racun di dalam tubuh terbuang, anak menjadi belajar bersabar mengendalikan diri, melembutkan hati sang anak untuk membantu sesama, memupuk jiwa sosial tinggi pada anak, dan yang pasti dapat meningkatkan keimanan kepada Allah SWT,” kata Desy seperti dikutip Antara, Selasa (27/4/2021).

Ketika berpuasa, anak juga diajari untuk belajar menahan hawa nafsu sehingga turut belajar cara bersabar dan mengendalikan diri. Kegiatan-kegiatan sosial seperti bersedekah juga banyak dilakukan selama Ramadan, orangtua pun dapat memperkenalkan anak untuk peduli terhadap orang-orang di sekitarnya.

Dokter mengatakan anak-anak yang belum mencapai masa pubertas perlu diajak belajar puasa sejak dini. Idealnya, orangtua bisa mengajak anak belajar puasa sejak mereka menginjak usia 7 tahun.

Agar anak tidak sulit bangun pada pagi hari, dokter spesialis anak di Primaya Evasari Hospital ini menganjurkan orangtua untuk menyesuaikan jadwal tidur anak. Percepat waktu tidur mereka 60 menit atau 30 menit dari biasa, sehingga anak lebih mudah dibangunkan untuk sahur.

Makanan dengan gizi seimbang yang mengandung nutrisi lengkap penting untuk dikonsumsi anak saat bulan Ramadhan. Dokter mengajurkan agar orangtua menyiapkan menu berbuka dengan indeks glikemik tinggi guna menaikkan gula darah. Ketika berbuka puasa, tubuh memerlukan kadar gula dengan segera.

Orangtua bisa memberi si kecil buah segar, manisan buah, donat, kentang atau roti. Kurma pun bisa menjadi pilihan yang baik.

Anak-anak harus mengonsumsi makanan seimbang yang mengandung nutrisi lengkap, terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Konsumsi cairan yang cukup dan jangan lupa untuk menyediakan menu favorit saat berbuka sebagai motivasi mereka agar puasa hingga Magrib.

"Ikatan Dokter Anak Indonesia merekomendasikan agar orang tua memberikan variasi makanan dalam hal bentuk, rasa, dan bahan dasarnya,” ujar Desy.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anak-anak puasa ramadan
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top