Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Gejala Infeksi Virus Corona pada Anak

Gejala batuk, pilek dan flu, tidak selalu menjadi tanda bahwa anak terinfeksi virus corona atau Covid-19.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 05 Mei 2021  |  14:51 WIB
Seorang anak sedang demam. Kini demam menjadi gejala infeksi virus corona atau Covid-19 - istimewa
Seorang anak sedang demam. Kini demam menjadi gejala infeksi virus corona atau Covid-19 - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Penelitian menemukan bahwa gejala infeksi virus corona atau Covid-19 yang paling umum pada anak adalah sakit perut, kehilangan rasa/ bau, demam dan sakit kepala.

Temuan tersebut berasal dari anak-anak yang berada di Kanada. Namun, sepertiga dari anak-anak dan remaja dengan virus corona tidak menunjukkan gejala, catat para peneliti.

Mengutip dari WebMD, Rabu (5/5/2021), batuk dan pilek juga menjadi gejala infeksi virus corona pada anak. Namun, para peneliti mengatakan keluhan yang sama juga terjadi pada anak yang memiliki hasil negatif dari tes Covid-19 dan tidak dapat dianggap sebagai tanda-tanda infeksi Covid-19.

Dr. Finlay McAlister, dari University of Alberta, Edmonton mengatakan bahwa gejala serupa seperti influenza lainnya seperti batuk, pilek dan sakit tenggorokan cenderung muncul pada anak yang dites negatif untuk Covid-19.

Para peneliti menulis dalam CMAJ (Jurnal Asosiasi Medis Kanada) bahwa administrator kuesioner skrining untuk sekolah atau tempat penitipan anak mempertimbangkan kembali gejala yang mereka skrining Covid-19.

Dalam penelitian tersebut, ada lebih dari 2.400 anak di provinsi Alberta, Kanada, yang dites virus corona antara 13 April dan 30 September 2020. Gejala yang muncul adalah kehilangan bau atau rasa tujuh kali lebih tinggi pada anak-anak, sakit perut lima kali lebih mungkin, dan sakit kepala dua kali lebih mungkin dan demam.

Sementara itu, anak-anak dengan kehilangan penciuman/ rasa dikombinasikan dengan sakit kepala dan sakit perut, kemungkinan memiliki hasil tes positif 65 kali lebih tinggi dibandingkan dengan anak-anak dan remaja tanpa gejala Covid-19.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anak Virus Corona Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top