Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cegah Covid-19, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Perlu Ditanamkan Sejak Dini

Membiasakan anak menerapkan PHBS dengan benar misalnya senantiasa mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan diri serta memastikan mereka mendapatkan gizi seimbang akan menjaga imunitasnya tubuh.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 07 Mei 2021  |  16:33 WIB
Orangtua murid mencuci tangan sebelum masuk ke dalam kelas saat mengikuti simulasi sekolah campuran tatap muka dan daring (hybrid) di SMP 255, Jakarta Timur, Selasa (30/3/2021). - Antara
Orangtua murid mencuci tangan sebelum masuk ke dalam kelas saat mengikuti simulasi sekolah campuran tatap muka dan daring (hybrid) di SMP 255, Jakarta Timur, Selasa (30/3/2021). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Upaya untuk menanamkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) secara intensif dan berkelanjutan sangat penting diberikan sejak dini, terutama di masa pandemi Covid-19.

"Edukasi tentang PHBS sangat penting untuk diberikan kepada anak-anak kita di saat seperti ini. Penting bagi seluruh anak di Indonesia untuk dapat memperoleh metode pembelajaran yang efektif tanpa takut ancaman kesehatan di sekitarnya," kata dosen Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor (IPB), Purnawati Hustina Rachman, S.Gz., M.Gizi dalam siaran pers pada Jumat (7/5/2021). 

Membiasakan anak menerapkan PHBS dengan benar misalnya senantiasa mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan diri serta memastikan mereka mendapatkan gizi seimbang akan menjaga imunitasnya tubuh.

Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, PT Ajinomoto Indonesia bekerja sama dengan IPB menginisiasi edukasi PHBS di sekolah-sekolah dengan mengangkat tema "Serentak Bergerak, Wujudkan Merdeka Belajar".

Purnawati menilai menjaga anak-anak dari COVID-19 bukan semata tugas pemerintah dan harus dilakukan bersama-sama oleh seluruh lapisan masyarakat.

"Dengan Pandemi Covid-19 yang belum stabil, mau tidak mau kita harus bantu berikan support system untuk anak-anak kita. Nah, kita mewujudkannya melalui pemberian SLP ini," ucap Tina.

SLP, School Lunch Program adalah program makan siang dengan gizi seimbang yang diberikan ke sekolah-sekolah oleh Ajinomoto sejak 2018.

Program disebut berhasil menurunkan prevalensi anemia dan memperbaiki status gizi, serta meningkatkan daya konsentrasi atau daya ingat anak-anak di sekolah-sekolah sasaran.

"Salah satu aspek yang juga kami perhatikan dalam SLP adalah keberlanjutan. Saat ini kami sedang mengembangkan ide untuk menyebarkan SLP ke lebih banyak pesantren dan sekolah, sehingga diharapkan dampak positif dari program ini dapat dirasakan oleh mereka. Dengan demikian, SLP dapat dirasakan dan menjangkau lebih banyak anak sekolah, remaja, dan berkontribusi dalam meningkatkan pendidikan gizi di Indonesia," kata dia.

Katarina Larasati, Public Relations Manager PT Ajinomoto Indonesia mengatakan akan berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam penanggulangan masalah gizi di Indonesia dengan melakukan sosialisasi SLP ke pesantren dan sekolah bersama IPB.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 pandemi corona Adaptasi Kebiasaan Baru

Sumber : Antara

Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top