Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gejala Kolesterol Tinggi yang Perlu Anda Ketahui dari Kaki, Tangan dan Kepala

Sensasi kesemutan yang Anda rasakan di daerah tubuh bisa menunjukan level Anda yang cukup tinggi.
Jessica Gabriela Soehandoko
Jessica Gabriela Soehandoko - Bisnis.com 22 Juni 2021  |  17:42 WIB
Sakit kepala - raleighmidtownchiropractic.com
Sakit kepala - raleighmidtownchiropractic.com

Bisnis.com, JAKARTA - Terkadang gejala dari kolesterol yang tinggi cenderung tidak jelas sehingga banyak orang yang cukup salah mengartikan untuk gejala kondisi lainnya. Berikut gejala-gejala kolesterol tinggi yang dapat Anda ketahui.

Untuk menurunkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah, maka perlu untuk memantau kadar kolesterol. Dalam banyak kasus, kadar kolesterol tinggi tidak menimbulkan gejala apapun, kecuali dalam kondisi darurat. Lalu, hal yang bisa kita ketahui sebagai acuan, dilansir dari Express pada hari Sabtu (19/06/21), terdapat dua hal yang kita ketahui, dan bagaimana cara mengetahui tingkat kadar kolesterol kita.

Pertama, nyeri di tangan atau di kaki. Akumulasi dari kolesterol dapat menyumbat pembuluh darah kaki dan tangan, sehingga penumpukan yang terjadi secara terus menerus dan membuang tangan dan kaki Anda menjadi nyeri.

Pada kepala, gejalanya berupa nyeri atau sakit kepala berkepanjangan.

Sensasi kesemutan yang Anda rasakan di daerah tubuh bisa menunjukan level Anda yang cukup tinggi.

Kedua, yakni HDL atau LDL. HDL dikenal sebagai kolesterol baik, dikarenakan dapat berfungsi untuk membawa kolesterol ke bagian hati, sehingga akhirnya dapat dikeluarkan dari tubuh Anda. HDL dapat membantu membersihkan tubuh Anda dari kolesterol yang berlebihan. Dengan begitu, maka akan kecil kemungkinannya untuk HDL berada di arteri Anda.

Kebalikan dari HDL, LDL merupakan kolesterol jahat yang membawa kolesterol ke arteri Anda. Jika terlalu banyak kolesterol yang dibawa ke arteri, maka akan menimbulkan penumpukan plak yang dikenal sebagai aterosklerosis.

Hal tersebut dapat meningkatkan risiko pembekuan darah di arteri Anda. Jika gumpalan darah pecah dan menyumbat arteri di jantung atau otak, maka Anda dapat mengalami stroke atau serangan jantung.

Untuk mendiagnosis kolesterol tinggi atau tidak, maka cara yang dapat digunakan adalah dengan mengukur kadar kolesterol darah dengan tes darah. Menurut British Heart Foundation (BHF), darah Anda akan diuji berdasarkan kadar kolesterol baik, jahat dan jenis lemak darah lainnya. Dengan itu, maka Anda akan mendapatkan hasil dari kolesterol total.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kolesterol Gejala Penyakit
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top