Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

8 Cara Alami dan Sederhana Turunkan Hipertensi

Dokter merekomendasikan menghabiskan setidaknya 150 menit per minggu olahraga untuk menjaga tekanan darah rendah.
Janlika Putri Indah Sari
Janlika Putri Indah Sari - Bisnis.com 27 Agustus 2021  |  16:35 WIB
8 Cara Alami dan Sederhana Turunkan Hipertensi
Ilustrasi hipertensi - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Tekanan darah tinggi merupakan penyebab utama kematian dini. Lebih buruk lagi, beberapa orang dewasa tidak menyadari menderita hipertensi.

Daripada mengandalkan antibiotik, penderita hipertensi bisa melakukan perubahan gaya hidup yang lebih sederhana agar tekanan darah tidak naik.

Darah tinggi memberi tekanan ekstra pada organ dan dapat meningkatkan risiko beberapa kondisi kesehatan yang berpotensi mengancam jiwa termasuk penyakit jantung, stroke, penyakit ginjal dan demensia vaskular.

Jika tekanan darah secara konsisten di atas 140/90mmHg atau 160/100mmHg, harus mencari nasihat medis untuk pengobatan yang akan digunakan selain perubahan gaya hidup.

Dilansir dari express, Jumat (28/8/2021) tim spesialis di Delamere Health telah merilis berbagai cara sederhana untuk menurunkan hipertensi seperti berikut :

1. Berolahraga lebih banyak

Dokter merekomendasikan menghabiskan setidaknya 150 menit per minggu olahraga untuk menjaga tekanan darah rendah.

Baik sekali untuk ikut serta dalam olahraga atau aktivitas yang meningkatkan detak jantung dan melibatkan banyak kelompok otot. Itu akan meningkatkan tingkat kebugaran secara keseluruhan.

Berlari, jogging, berenang bersepeda, di kebun Anda untuk menyiangi, menyapu, dan memangkas hanya selama 30-45 menit dapat membakar hingga 300 kalori.

2. Relaksasi

Stres adalah salah satu faktor kunci yang menyebabkan lonjakan tekanan darah naik. Itu karena tubuh melepaskan hormon seperti kortisol dan adrenalin pada saat stres.

Untuk mengurangi stres dan dalam jangka panjang mengurangi tekanan darah tinggi, perlu menemukan cara yang baik untuk bersantai.

Kelas yoga, mendengarkan musik, atau mengurangi asupan alkohol dan kafein bisa jadi hal yang diperlukan.

3. Kurangi makan makanan yang asin

Makanan tinggi garam seperti daging kaleng, ikan, makan malam beku dan kacang asin mengganggu keseimbangan natrium alami tubuh. Itu akan mengakibatkan retensi cairan dan peningkatan tekanan yang diberikan oleh darah terhadap dinding pembuluh darah.

4. Makan lebih banyak makanan kaya kalium

Kalium bertindak sebagai penghitung natrium yang meredakan ketegangan di pembuluh darah.

Makanan seperti bayam yang dimasak, ubi jalar, jamur dan buah-buahan kering semuanya dikemas dengan potasium. Orang dewasa harus mengonsumsi sekitar 3.500mg potasium sehari.

5. Gaya hidup seimbang

Menurut penelitian baru oleh American Heart Association, bekerja selama lebih dari 49 jam seminggu meningkatkan risiko tekanan darah tinggi sebesar 66 persen.

Meskipun hal ini sulit dikendalikan dan sebagian besar berada di luar kendali banyak orang, sangat penting bagi untuk meluangkan waktu l menghindari bekerja lembur dan sebagai gantinya beristirahat dan bersantai.

6. Kurangi asupan kafein dan alkohol

Bagi pecinta kopi, minum lebih dari empat cangkir sehari dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi karena kafein adalah vasokonstriktor dan membuat pembuluh darah menyempit.

Seperti halnya kopi, minum lebih dari tiga minuman beralkohol dalam satu hari dapat meningkatkan tekanan darah untuk sementara.

Batasan asupan alkohol tidak boleh lebih dari dua gelas per hari untuk pria dan tidak lebih dari satu gelas per hari untuk wanita

7. Perbaiki pola tidur

Ketika tubuh memasuki siklus tidur normal, tubuh akan masuk ke mode relaksasi di mana tekanan darah selalu berkurang.

Oleh karena itu, jika tidur kurang dari enam jam per malam, disarankan untuk mengubah pola tidur. Penelitian telah menemukan bahwa mereka yang kurang tidur memiliki tingkat kematian 70 persen lebih tinggi daripada mereka yang memiliki antara tujuh dan delapan jam.

8. Berbagi kasih sayang

Meskipun mungkin terdengar murahan, penelitian dari University of North Carolina telah mengungkapkan bahwa kontak fisik yang dekat dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Terkait dengan penurunan stres yang dapat ditimbulkan oleh pelukan atau ciuman, tertawa juga memiliki efek yang sama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hipertensi diet
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top