Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

7 Kebiasaan Buruk yang Membuat Asam Lambung Anda Naik

Bagi Anda penderita asam lambung, hindari 7 kebiasaan buruk berikut ini yang sama sekali tidak pernah dilakukan.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 11 Oktober 2021  |  13:24 WIB
7 Kebiasaan Buruk yang Membuat Asam Lambung Anda Naik
Asam lambung perlu diwaspadai. - Bisnis/ nurul hidayat
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Bagi Anda yang mengalami masalah asam lambung, pasti sering merasakan perasaan mual, terbakar, kembung, atau perlu bersendawa setelah makan malam.

Pemicu asam lambung naik, bisa karena makanan yang Anda konsumsi, hingga stres yang Anda alami.

Tetapi, ada juga kebiasaan buruk juga yang bisa memicu asam lambung Anda naik seperti dilansir dari gastroconsa.com berikut ini :

1. Terlalu banyak karbohidrat dan gula

Sebagian besar makanan dengan karbohidrat akan menyebabkan memicu gas dan kembung. Secara umum, karbohidrat seperti gula dan serat difermentasi saat dipecah di usus besar Anda. Proses ini menciptakan penumpukan gas di usus besar Anda, menyebabkan kembung yang sangat tidak nyaman.

Bahkan makanan sehat pun bisa mengandung karbohidrat, seperti beberapa buah, sayuran, biji-bijian, dan produk susu. Jadi, saat membuat pilihan yang sehat, Anda mungkin masih mengalami beberapa gas dan kembung yang tidak terduga setelahnya.

Dan kemudian, tentu saja, ada laktosa, gula dalam susu yang menyulitkan sebagian besar penduduk untuk mencernanya. Orang dengan intoleransi laktosa mengembangkan gas, kembung, dan ketidaknyamanan setelah makan makanan susu.

2. Pengganti gula

Bahkan makanan berlabel "bebas gula" dapat menyebabkan reaksi gas saat dicerna. Alkohol gula, seperti xylitol, sorbitol, dan manitol adalah pemanis rendah kalori yang digunakan untuk membuat makanan bebas gula tertentu. Meskipun rendah kalori, mereka tetap memiliki beberapa efek samping dari gula sejati. Mereka cenderung menyebabkan gas dan gejala usus lainnya karena fakta bahwa kita tidak dapat dengan mudah menyerapnya.

3. Minuman berkarbonasi (bir dan soda)

Soda atau bir mengandung karbon dioksida. Itulah yang membuat Anda bersendawa. Dan gas apa pun yang tidak Anda sendawakan akan berakhir di usus Anda, menyebabkan kembung.

4. Makanan porsi besar

Makanan porsi besar meregangkan perut Anda, yang tidak hanya membuat Anda merasa kenyang dan kembung, tetapi juga memberi tekanan pada sfingter esofagus bagian bawah (LES). LES adalah otot yang membuka dan menutup untuk memungkinkan makanan bergerak turun ke perut Anda. Terlalu banyak tekanan pada LES dapat menyebabkannya terbuka, memungkinkan isi perut bocor kembali ke kerongkongan. Asam lambung yang bocor menyebabkan mulas.

5. Makan larut malam atau berbaring setelah makan

Tidur siang setelah makan kenyang mungkin terdengar menggoda, tetapi juga bisa menyebabkan refluks asam. Apalagi jika Anda mengonsumsi makanan berlemak. Berbaring berarti Anda tidak lagi memiliki manfaat gravitasi untuk membantu menjaga isi perut di perut Anda; mereka lebih mungkin bocor melalui LES Anda saat Anda berbaring. Jika Anda harus berbaring, berbaring miring ke kiri atau meninggikan tubuh bagian atas dapat membantu menjaga isi perut tetap pada tempatnya.

6. Makan makanan berlemak atau gorengan

Makanan berlemak lebih lambat dicerna dan menghabiskan waktu lebih lama di perut daripada makanan lain. Ini memicu perut Anda untuk membuat lebih banyak asam. Lebih buruk lagi, makanan berlemak memiliki efek relaksasi pada LES Anda, membuatnya lebih mungkin bahwa beberapa asam ekstra dapat bocor ke kerongkongan dan membuat Anda mulas.

7. Terlalu banyak alkohol

Alkohol keduanya memicu peningkatan produksi asam lambung dan melemaskan LES, menempatkan Anda pada risiko mulas. Ini juga menurunkan hambatan Anda, meningkatkan peluang Anda untuk membuat pilihan makanan yang mungkin tidak sesuai dengan kepentingan terbaik sistem pencernaan Anda.

Anda tidak harus mengakhiri malam dengan gangguan pencernaan, mulas, atau kembung. Mengetahui tubuh Anda dan bagaimana reaksinya terhadap pemicu makanan tertentu adalah kunci untuk membuat pilihan yang memungkinkan Anda menikmati makanan tanpa rasa takut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asam lambung pencernaan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top