Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

10 Gejala Rematik yang Jarang Diketahui

Kemerahan, panas, dan radang pada sendi yang terkena rematik adalah gejala umum penyakit rematik.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 16 Oktober 2021  |  17:00 WIB
Ilustrasi rematik - istimewa
Ilustrasi rematik - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Ketika Anda memikirkan rheumatoid arthritis atau sering disebut rematik, Anda biasanya memikirkan hal-hal seperti sendi yang bengkak dan nyeri. Namun, ada beberapa gejala rematik yang di antaranya mungkin mengejutkan Anda.

Dilansir Healthline, Sabtu (16/10/2021), berikut 10 gejala tak biasa dari rematik.

  1. Masalah pendengaran

Orang dengan rheumatoid arthritis melaporkan sejumlah masalah dengan pendengaran mereka, dari gangguan pendengaran hingga tinnitus. Meskipun tidak sepenuhnya jelas mengapa ini terjadi, bukti menunjukkan peradangan di seluruh tubuh.

Beberapa obat juga terkait dengan masalah pendengaran, termasuk beberapa obat yang digunakan untuk mengobati rematik, termasuk obat antiinflamasi nonsteroid dan obat antirematik pemodifikasi penyakit, yang meliputi hidroksi klorokuin dan metotreksat.

  1. Ruam kulit dan memar

Kemerahan, panas, dan peradangan pada sendi yang terkena rematik adalah gejala umum penyakit ini, tetapi beberapa orang melaporkan masalah kulit lain seperti ruam, perubahan warna, dan mudah memar.

  1. Masalah pernapasan

Gejala seperti mendengkur, batuk, dan masalah pernapasan lainnya dapat disebabkan oleh semua jenis penyakit atau infeksi. Namun, penyakit paru-paru seperti apnea tidur obstruktif telah dikaitkan dengan rematik.

Sementara hubungan ini mungkin kebetulan, sebuah studi kecil pada 2014 menunjukkan bahwa peradangan yang menyebabkan sejumlah gejala lain dengan rematik mungkin juga menjadi penyebab masalah pernapasan.

  1. Mati rasa dan kesemutan

Mati rasa, kesemutan, dan bahkan kelemahan pada lengan, kaki, tangan, dan kaki Anda disebut neuropati perifer. Masalah ini muncul pada sejumlah kondisi kronis, termasuk rematik.

Ada banyak alasan mengapa gejala ini dapat berkembang, termasuk peradangan sendi dan tekanan pada saraf yang melewati sendi tersebut. Namun, para peneliti bertanya-tanya mengapa beberapa orang menderita gejala-gejala ini, karena sebuah studi kecil pada 2011 menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang jelas dengan tingkat keparahan rematik.

  1. Penyakit gusi

Ada banyak alasan mengapa penyakit gusi dapat berkembang, tetapi telah diamati sebagai komplikasi umum pada orang dengan rematik sejak awal 1900-an.

Baru-baru ini, sebuah studi pada 2016 menunjukkan bahwa radang gusi, atau penyakit gusi, pada orang dengan rematik sering disebabkan oleh bakteri yang sama yang memicu respons peradangan autoimun yang terjadi pada rematik.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gejala Penyakit pencernaan Rematik
Editor : Novita Sari Simamora

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top