Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ingin Panjang Umur, Jauhi 4 Makanan Ini

Para pakar kesehatan menyarankan untuk berhenti mengonsumsi beberapa makanan yang rutin dimakan, agar tidak menimbulkan penyakit.
Ithamar Yaomi DC
Ithamar Yaomi DC - Bisnis.com 22 Oktober 2021  |  22:59 WIB
Sereal sering sekali dijual dan dilabeli sebagai makanan sehat, tetapi serela merupakan makanan instan. - Medical Daily
Sereal sering sekali dijual dan dilabeli sebagai makanan sehat, tetapi serela merupakan makanan instan. - Medical Daily

Bisnis.com, JAKARTA – Makanan yang kurang sehat kerap kali menjadi Makanan yang favorit. Misalnya soda segar atau makan Makanan cepat saji.

Mengutip dari Eat This, Jumat (22/10/2021), beberapa ahli percaya bahwa ada makanan yang tidak layak untuk dikonsumsi. Courtney D'Angelo, MS, RD, penulis di Fit Healthy Momma menyarankan untuk berhenti mengonsumsi daftar makanan:

  1. Selai kacang rendah lemak

Selai kacang adalah camilan yang bagus untuk dipilih untuk meningkatkan protein dan lemak sehat. Namun menurut D'Angelo, memilih opsi "kurang lemak" bisa membawa beberapa konsekuensi.

"Apa yang terjadi ketika suatu merek mengurangi lemak dalam selai kacang dan menambahkan bahan lain yang kurang sehat," kata D'Angelo.

Bahan makanan yang kurang baik bagi tubuh bila dikonsumsi untuk jangka panjang adalah gula atau sirup jagung.

  1. Sereal manis

Kabar buruk, sereal manis memiliki asupan gula yang tinggi (terutama di pagi hari) meningkatkan risiko obesitas, penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan kondisi kesehatan kronis lainnya.

  1. Keripik kentang

Keripik kentang mungkin enak, tapi camilan ini bisa menghabiskan terlalu banyak kalori lemak hanya dalam sekali duduk. 

"Hanya satu ons keripik kentang biasa memiliki sekitar 152 kalori dan 10 gram lemak," kata D'Angelo.

Artinya, hanya beberapa genggam saja bisa membuat Anda melebihi angka 500 kalori.

  1. Gorengan

D'Angelo memperingatkan bahwa menggoreng makanan adalah salah satu metode memasak yang tidak sehat dan harus dilakukan dalam jumlah sedang.

"Karena makanan ini tinggi lemak, kalori, dan garam karena minyak yang digunakan saat menggoreng, dan banyak di antaranya. Minyak mengandung lemak trans, yang dapat meningkatkan kolesterol LDL (Low-Density Lipoprotein) Anda," kata D'Angelo.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makanan tips sehat
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top