Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Main Game Selama 30 Menit dapat Kurangi Risiko Demensia pada Lansia

Game seperti Super Mario World mungkin memiliki lebih banyak  manfaat dibandingkan game dua dimensi seperti Solitaire. Mereka juga memasukkan game flat-play dinamis seperti Angry Birds dalam pengujian.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 10 November 2021  |  04:03 WIB
Main Game Selama 30 Menit dapat Kurangi Risiko Demensia pada Lansia
Ilustrasi pemain gim mobile - Samsung.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Melakukan satu aktivitas khusus selama 30 menit setiap hari dapat secara signifikan mengurangi risiko demensia pada orang dewasa yang lebih tua, menurut sebuah studi terbaru. Studi yang diterbitkan dalam jurnal Behavioral Brain Research pada Mei 2020 ini melibatkan peserta antara usia 60 dan 80 tahun untuk menguji bagaimana video game 3D dapat memengaruhi memori dan kesehatan kognitif.
 
Menurut hipotesis para peneliti, melansir Best Life, Selasa (9/11/2021), game seperti Super Mario World mungkin memiliki lebih banyak  manfaat dibandingkan game dua dimensi seperti Solitaire. Mereka juga memasukkan game flat-play dinamis seperti Angry Birds dalam pengujian.
 
Setiap hari selama empat minggu, peserta diminta untuk bermain 30 sampai 45 menit dari permainan tertentu, sementara peneliti melakukan tes memori selama percobaan dan selama empat minggu setelah gameplay berhenti.  
 
Sementara memori konsisten  di seluruh peserta pada awal percobaan, mereka menemukan bahwa dua minggu bermain Super Mario atau Angry Birds menghasilkan peningkatan kognisi pada peserta yang ditugaskan dalam permainan tersebut.
 
Kemudian, peningkatan tambahan dalam fungsi kognisi dan memori terjadi selama dua minggu berikutnya pada mereka yang ditugaskan untuk bermain Super Mario, dibandingkan dengan mereka yang ditugaskan untuk bermain Solitaire. Sementara, mereka yang ditugaskan untuk bermain Angry Birds tidak melihat adanya kemajuan lebih lanjut.
 
“Temuan kami menunjukkan bahwa lingkungan 3D yang imersif dapat membantu meningkatkan kognisi pada orang dewasa  yang lebih tua, yang berisiko  mengembangkan demensia,” tulis para peneliti.
 
Menurut mereka, pengalaman tersebut dapat memberikan manfaat positif  pada semua usia, terutama membantu bertindak sebagai pengganti  rangsangan lingkungan baru pada mereka yang menghabiskan waktunya di rumah atau secara fisik sudah tidak mampu keluar rumah.
 
Sebelumnya, para peneliti mereplikasi studi video game mereka pada orang dewasa yang lebih tua dan sehat. Studi tersebut menunjukkan bahwa bermain video game selama empat minggu dapat meningkatkan memori berbasis hippocampal pada populasi yang sudah mengalami penurunan memori terkait usia.  Mereka juga menunjukkan bahwa perbaikan berlangsung hingga empat minggu setelah intervensi, menyoroti potensi video game sebagai intervensi untuk penurunan kognitif terkait usia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

game Demensia
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top