Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penting! Ini Pertolongan Pertama untuk Orang yang Mengalami Serangan Jantung

Saat terjadi serangan jantung, orang yang mengalaminya harus segera mendapatkan bantuan medis untuk meminimalkan dampak yang berbahaya.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 10 Desember 2021  |  16:43 WIB
Serangan jantung - boldsky.com
Serangan jantung - boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA - Wali Kota Bandung Oded M Danial meninggal dunia pada Jumat (10/12), diduga karena serangan jantung.

Serangan jantung adalah keadaan darurat medis yang serius, dimana suplai darah ke jantung tiba-tiba tersumbat. Oleh karena itu saat terjadi serangan jantung, orang yang mengalaminya harus segera mendapatkan bantuan medis untuk meminimalkan dampak yang berbahaya.

Sayangnya, banyak orang tidak menyadari gejala-gejala dari serangan jantung sehingga saat mereka terkena serangan jantung, mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan dan pada akhirnya tidak terselamatkan.

Untuk mencegah hal ini, berikut gejala-gejala serangan jantung yang perlu Anda ketahui:

1. Nyeri dada
2. Sesak napas
3. Merasa lemah atau pusing, atau keduanya
4. Perasaan cemas yang luar biasa

Ketika Anda mengalami salah satu gejala di atas, jangan ragu untuk segera menghubungi rumah sakit terdekat, terutama jika saat itu Anda sedang sendirian dan memiliki faktor risiko dari penyakit arteri koroner.

Melansir, Halodoc dan Alodokter, Jumat (10/12/2021), dengan mendapatkan perawatan medis secepat mungkin, arteri yang tersumbat biasanya dapat dibuka dengan cepat sehingga sebagian besar kesehatan otot jantung Anda terjaga.

Apabila pengobatan diberikan dalam tiga atau empat jam setelahnya, kerusakan otot permanen yang major dapat terhindarkan. Tetapi, jika tindakan medis ditunda lebih dari lima hingga enam jam, jumlah otot jantung yang bisa diselamatkan dapat turun secara signifikan. Setelah sekitar 12 jam, kerusakan yang terjadi umumnya tidak dapat diperbaiki. Bahkan,kondisi ini bisa mengancam nyawa.

Apa yang bisa dilakukan ketika Anda sendiri yang mengalami serangan jantung?

Bila Anda sendiri yang mengalami serangan jantung, yang perlu Anda lakukan adalah:

1. Menghentikan aktivitas apapun yang sedang dilakukan dan cari tempat yang aman
2. Hubungi orang terdekat dan minta mereka untuk segera menghubungi ambulans
3. Segera konsumsi obat nitrogliserin atau aspirin yang telah diresepkan dokter jika tersedia
4. Anda tidak disarankan untuk pergi ke rumah sakit dengan mengemudikan kendaraan sendiri, karena Anda bisa mengalami kecelakaan.
5. Lalu, apa yang bisa Anda lakukan ketika ada orang di sekitar Anda yang mengalami serangan jantung?

Apabila orang yang mengalami serangan jantung masih dalam keadaan sadar, pertolongan pertama yang bisa Anda lakukan adalah:

1. Menenangkan pasien dan segera menghubungi ambulans
2. Sembari menunggu ambulans, tuntun pasien untuk duduk di kursi, lantai atau bersandar pada dinding
3. Setelah duduk, longgarkan semua pakaian yang sedang dikenakan pasien
4. Apabila pasien memiliki obat nitrogliserin yang diresepkan dokter, segera berikan obat ini kepada mereka. Caranya adalah dengan meletakkan tablet di bawah lidah.
5. Bila tersedia, berikan aspirin 325 mg dan minta pasien untuk mengunyahnya. Tapi pastikan pasien tidak memiliki riwayat perdarahan dan alergi aspirin.
6. Hindari memberikan makanan atau minuman apapun melalui mulut

Lalu, bila orang tersebut tidak sadarkan diri, pertolongan yang bisa Anda berikan adalah:

1. Segera menghubungi ambulans atau minta orang lain untuk menghubungi ambulans dan rumah sakit terdekat
2. Sembari menunggu ambulans datang, baringkan pasien di tempat yang datar dan lakukan RJP (Resusitasi Jantung Paru)
3. Belum mendapatkan pelatihan RJP? Lakukan tindakan kompresi dada. Caranya, letakkan satu telapak tangan pada bagian tengah dada korban, lalu letakkan tangan satunya di atas tangan yang pertama. Setelah itu, eratkan jari-jari kedua tangan dan lakukan penekanan pada dada hingga 5-6 cm ke bawah, lalu lepaskan. Lakukan tindak kompresi dada sebanyak 100-120 kali tiap menit hingga pertolongan datang atau pasien merespons. Anda juga bisa bergantian dengan penolong lain jika Anda kelelahan melakukan RJP sendiri.
4. Jika Anda sudah terlatih, Anda bisa melakukan RJP dengan bantuan napas
5. Bila ada alat AED (automated external defibrillator) di sekitar Anda, gunakanlah. Anda hanya perlu menyalakannya dan mengikuti panduan suara yang keluar dari AED.

Nah, itulah pertolongan pertama yang bisa Anda lakukan jika Anda atau orang lain terkena serangan jantung.

Semakin cepat Anda atau pasien tiba di rumah sakit, harapan hidup Anda akan semakin besar dan risiko kerisakan jantung yang luas juga cenderung berkurang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penyakit kardiovaskular serangan jantung
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top