Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

CT Value PCR Tidak Tentukan Keparahan Covid-19, Ini Penjelasannya

Satgas Covid-19 mengatakan, nilai CT atau CT value pada tes PCR tidak menentukan keparahan maupun kesembuhan seseorang yang terinfeksi Covid-19.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 Februari 2022  |  14:55 WIB
Warga menjalani tes usap atau swab test di GSI Lab (Genomik Solidaritas Indonesia Laboratorium), Cilandak, Jakarta, Senin (2/11/2020). - Antara
Warga menjalani tes usap atau swab test di GSI Lab (Genomik Solidaritas Indonesia Laboratorium), Cilandak, Jakarta, Senin (2/11/2020). - Antara

Bisnis.com, SOLO - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengatakan, nilai CT pada tes PCR tidak dapat dipakai untuk menentukan derajat keparahan gejala maupun kesembuhan.

"Banyak orang yang memahami bahwa nilai CT tinggi itu berarti aman, sebentar lagi sembuh, salah besar. Nilai CT yang tinggi bisa terjadi pada saat tahap awal dan infeksi, dan kemudian bisa berkembang menjadi turun nilai CT-nya," ujar Panel Ahli Satgas Penanganan Covid-19, Budiman Bela.

Menurutnya, bila hasil tes PCR positif, maka pasien harus tetap berhati-hati meski nilai CT tinggi.

"Ingat, kalau sekarang tidak sesak, jangan kira nanti tidak bisa berkembang jadi sesak. Atau kalau tidak pernah sesak, jangan kira itu tidak bahaya, bisa saja happy hypoxia, di mana pasien tidak tahu bahwa dia sedang sesak," tuturnya.

Demikian pula jika hasil tes PCR negatif, ia meminta masyarakat juga tetap waspada, mengingat hasil tes PCR tidak 100 persen akurat.

"Sebagus-bagusnya hasil pemeriksaan, hasil pemeriksaan tersebut tidak 100 persen akurat, masih di sekitar 95 persen, berarti masih ada lima persen yang berpotensi terjadi kenapa-kenapa," ucap Budiman Bela.

Oleh karena itu, Budiman pun meminta masyarakat tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan agar tidak terpapar Covid-19.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pun menekankan bahwa tidak ada tes PCR yang hasilnya 100 persen sempurna.

"Tidak ada tes PCR yang 100 persen sempurna, karena dari sensitivitas maupun spesifikasinya kisarannya antara 95-99 persen. Jadi kalau tes kita kemarin sampai 500.000, sehari ada 5.000 yang bisa missed," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 PCR

Sumber : Antara

Editor : Aliftya Amarilisya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top